Asyik, Kini Pengguna KRL Tak Akan Dikenai Denda Penalti Tiket!

commuter_line

Jakarta – Kabar gembira bagi para pengguna ! Para kini tak perlu khawatir akan terkena ketika naik (KRL) Jabodetabek. Pasalnya, Commuter Jabodetabek (KCJ) akan mulai menerapkan .

Direktur Utama PT KCJ MN Fadhila menuturkan jika tersebut diresmikan tahun 2017 karena pihak perusahaan masih menimbang seperti apa dampaknya jika diterapkan pada penumpang. “Ini yang sebetulnya cukup lama kami siapkan. Kami tidak mau asal me-launching sesuatu yang akan berdampak terhadap kesulitan masyarakat. Kita berharap 2017 kami sudah bisa mulai bertahap mengimplementasikan fare adjustment ini,” ujar Fadhila di Jakarta, Rabu (11/1) kemarin.

Fare adjustment sendiri adalah program untuk menghilangkan denda penalti ketika pengguna Tiket Harian Berjamin (THB) kurang bayar atau turun di jarak stasiun yang lebih jauh atau tak sesuai dengan yang tertera pada tiket.

“Kalau sebelumnya turun tidak sesuai maka akan kena penalti. Dengan fare adjustment penumpang hanya tinggal bayar sisa beberapa stasiun yang dia turun. Kita harapkan 2017 ini implementasi fare adjustment bisa mulai,” jelas Fadhila.

Selain itu Fadhila juga mengungkapkan jika pihak KCJ akan menambah 400 unit yang terdiri dari transaksi tiket, khusus top up KMT, serta untuk fare adjustment di seluruh stasiun Jabodetabek.

“Karena KCJ tahun ini memprogramkan dapat melayani 292.340.798 penumpang atau bertambah sekitar 12 juta penumpang jika dibandingkan dengan realisasi volume penumpang tahun lalu,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *