Awas! Ngabuburit di Jalur Rel Kereta Api Terancam Hukuman Penjara

Joni Martinus, Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung - wartaekonomi.co.id

Bandung – PT Indonesia (KAI) kembali memperingatkan masyarakat luas untuk tidak beraktivitas atau mengisi waktu menjelang berbuka (ngabuburit) di sepanjang kereta api. Selain membahayakan, kereta api juga dilindungi oleh undang-undang.

“Kami melarang masyarakat berada di rel kereta untuk kepentingan apapun, termasuk ngabuburit. Karena membahayakan,” ujar Joni Martinus, Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Jumat (9/6) seperti dikutip Detik.

Joni menuturkan bahwa selama bulan Ramadan ini ternyata masih banyak masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur perlintasan kereta api saat menjelang berbuka puasa. Padahal berdasarkan UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, Jalur Kereta Api adalah jalur yang terdiri atas rangkaian petak jalan rel yang meliputi ruang manfaat jalur kereta api, ruang milik jalur kereta api, dan ruang pengawasan jalur kereta api, termasuk bagian atas dan bawahnya yang diperuntukkan bagi lalu lintas kereta api.

“Dengan karakteristik jalur yang khusus seperti itu maka jalur kereta api tidak bisa dimanfaatkan secara sembarangan karena menyangkut keselamatan kereta api,” papar Joni Martinus. Lebih lanjut Joni mengatakan berdasar Pasal 181 ayat (1) dalam UU menyatakan jika setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api.

“Dilarang menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api, atau menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api,” tegasnya.

Bagi seluruh masyarakat yang melanggar ketentuan tersebut akan terancam hukuman pidana penjara paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 15 juta seperti halnya yang tertulis pada Pasal 199 UU Nomor 23 Tahun 2007. “Kami minta masyarakat turut membantu menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan juga memberi pengertian atau teguran apabila ada masyarakat yang bermain atau melakukan kegiatan di jalur kereta api,” tandas Joni.

Peringatan ini kembali ditegaskan oleh pihak KAI lantaran belum lama ini ada kasus 4 remaja tewas tersambar kereta api di Kota Bandung akibat ngabuburit di jalur perlintasan kereta api yang terletak di Jalan Laswi.