KA Pangrango Jurusan Bogor-Sukabumi-Cianjur Siap Dioperasikan PT KAI

BANDUNG –

KA Pangrango jurusan akan dioperasikan oleh PT Indonesia (PT KAI). KA Pangrango ini akan dioperasikan dengan memanfaatkan jalur yang baru saja direvitalisasiakan pada kawasan tersebut.

“KA Pangrango sementara akan melayani rute -Sukabumi yang mulai dioperasikan 9 November 2013, sedangkan jalur Sukabumi-Cianjur akan dioperasikan minggu pertama 2014,” ujar Jaka Djakarsih, Kepala Humas PT KAI Daop II Bandung.

Jaka mengungkapkan bahwa kereta relasi , Sukabumi, Cianjur ini merupakan sebuah jawaban dari keinginan masyarakat pada kawasan tersebut untuk kembali beroperasinya jalur Sukabumi, Cianjur yang telah berhenti sejak tahun 1990-an.

Rangkaian KA Pangrango ini akan mengoperasikan satu kereta eksekutif, tiga gerbong kereta ekonomi AC dan satu kereta makan. Rangkaian gerbong kereta ini akan ditarik oleh lokomotif CC204.

Jadwal pemberangkatan dari masing-masing pukul 07.30 WIB, 12.30 WIB, 17.30 WIB. Sedangkan dari Sukabumi masing-masing pukul 05.00 WIB, 10.00 WIB dan 13.00 WIB.

Tarif yang dibanderol untuk kereta api ini adalah untuk ekonomi AC Cianjur, Sukabumi Rp 10 ribu sedangkan Cianjur Rp 25ribu. Untuk kelas eksekutif Cianjur Sukabumi Rp25ribu dan Cianjur Rp 65ribu.

“Jalur tersebut merupakan jalur KA pertama di Jawa Barat ke jurusan Bandung, dan saat ini memiliki potensi menjadi jalur wisata dan angkutan barang dan industri di kawasan itu,” kata Jaka

Untuk jalur Cianjur – masih menunggu revitalisasi jalur dikawasan tersebut agar dapat dilalui lokomotif tipe CC204. Sementara saat ini jalur tersebut tidak digunakan setelah adanya penghentian operasional KA Ciroyom Cianjur.

Mirza Pratiwi
Kontributor berita, berasal dari Madiun: pusat pengembangan industri kereta api di Indonesia. Saat ini sedang menyelesaikan kuliah Teknologi Informasi di Universitas Negeri Malang. Penulis yakin bahwa masalah transportasi di Indonesia akan lebih baik jika difokuskan pada pembangunan sistem transportasi masal.

Leave a comment

Your email address will not be published.

*