KAI Daop 6 Yogyakarta Operasikan Kereta Api Tambahan untuk Long Weekend

Budi Arifin, Kepala Sub Urusan Komersial Stasiun Solo Balapan - solo.tribunnews.com
Budi Arifin, Kepala Sub Urusan Komersial Stasiun Solo Balapan - solo.tribunnews.com

Solo (KAI) Daop 6 mengoperasikan kereta pada hari Sabtu (2/12) dan Minggu (3/12) untuk mengakomodir tingginya permintaan perjalanan dengan kereta api bertepatan dengan long weekend kali ini.

“Penambahan ini kami lakukan untuk mengantisipasi pada saat periode long weekend,” ujar Kepala Sub Urusan Komersial Stasiun Budi Arifin di Solo, Kamis (30/11), seperti dilansir Antara.

Lebih lanjut Budi menjelaskan bahwa kereta api fakultatif yang dioperasikan sejak Maulid Nabi Muhammad SAW kemarin adalah Argo Lawu dan Argo Dwipangga. Masing-masing kereta api tersebut mempunyai kapasitas penumpang sebanyak 350 orang. “Pengoperasian fakultatif ini untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang karena biasanya saat long weekend tingkat keterisian penumpang juga tinggi, bisa mencapai 100 persen,” ucap Budi.

Ia menuturkan, kereta api jarak jauh ke sejumlah destinasi seperti Kota Bandung dan Jakarta kabarnya sudah mulai menipis. Bahkan ada juga yang tiketnya telah ludes terjual. “Kalau KA Lodaya, KA Argo Wilis dan KA Argo Dwipangga Fakultatif sudah habis tiketnya. Sedangkan untuk KA Argo Lawu tersisa 10 seat, KA Gajayana tersisa 25 seat, dan KA Mutiara tersisa 11 seat,” beber Budi.

Tingginya peminat tiket tidak hanya terjadi untuk kereta api jarak jauh saja, melainkan juga berlaku untuk pemesanan tiket kereta api lokal seperti KA Prambanan Ekspres (Prameks). “Jika hari biasa jumlah penumpang KA Prameks sekitar 4.000 penumpang per hari, pada long weekend ini prediksi saya bisa sampai 5.000 penumpang per hari,” ujar Budi.

Walaupun peminatnya cukup tinggi, menurut Budi tiket KA Prameks masih berlangsung normal, pasalnya hanya 50 persen dari total tiket KA Prameks dijual secara online, sementara itu sisanya dijual langsung di stasiun untuk melayani perjalanan go show.