KAI Tegaskan Situs Pemesanan Tiket Kereta Tidak Down, Tetapi Terjadi Antrean Sistem

Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) DAOP I Jakarta, Suprapto - www.rri.co.id

Jakarta – PT Indonesia (KAI) sebelumnya telah mengumumkan akan menjual kereta api tambahan gelombang 2 untuk mulai tanggal (14/6) lalu pukul 00.00 WIB. Namun sayang para calon terpaksa menelan kekecewaan lantaran saat yang ditentukan ternyata banyak yang mengaku gagal mengakses KA di tiket.kereta-api.co.id.

“Mohon maaf Anda masuk ke dalam antrean sistem,” demikian bunyi tulisan pada situs KAI. Lewat permohonan maaf tersebut terdapat beberapa tautan yang mengarahkan pengunjung untuk mengakses 4 situs alternatif, mulai dari tiket1.kereta-api.co.id hingga tiket 4.kereta-api.co.id. Tetapi semua situs tersebut kabarnya juga tak dapat diakses.

Seperti dilaporkan Kompas, setidaknya sejak pukul 00.01-01.15 WIB kejadian server KAI down tersebut terus berlangsung, demikian pula dengan laman partner resmi KAI seperti Traveloka dan Tiket.com. Alhasil banyak konsumen yang kecewa dan mengungkapkan keluh-kesahnya lewat akun Twitter KAI, @KAI121.

“Parah banget sih ni server masa dari jam 00.00-00.01 gak bisa. Kudu gimana minn?” demikian cuit salah satu pengguna Twitter. “Pake laptop 1, smartphone 3 jaringan 4g bagus. Gak nyaut-nyaut server. Makasih loh min @KAI121,” imbuh lainnya.

Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Suprapto menjelaskan bahwa kejadian ini berlangsung lantaran masyarakat hanya memakai satu saluran pemesanan saja. Sehingga ketika salah satu saluran sedang kelebihan kapasitas, maka menimbulkan antrean sistem. “Jadi hanya antrian. Karena trafik yang masuk, kalaupun down saluran eksternal lainnya tidak masuk ke sistem kita,” jelas Suprapto.

Oleh sebab itu Suprapto mengimbau masyarakat untuk memakai saluran eksternal lain saat hendak membeli tiket kereta api. Setidaknya ada 26 saluran untuk pemesanan tiket kereta api secara online. “Jadi kami menghimbau jangan hanya satu saluran, cari lain yang alternatif. Server pemesanan tiket ada 26 saluran, ini diantaranya, Web KAI, KAI Access, Tiket.com, Traveloka. Indomaret, Alfamart, Kantor Pos,” ujarnya.

Suprapto juga mengatakan jika penjualan tiket 6 rangkaian kereta api tambahan akan terus berlangsung hingga tiket habis terjual. “Itukan (kereta api rangkaian tambahan) operasionalnya mulai dari H-10 sampai H+15. Jadi selama masih ada tiket terus aja dijual,” tandasnya.