Layani Relasi Pasarsenen-Surabaya Pasar Turi, Ini Deretan Fasilitas Kereta Api Kertajaya

Kereta Api Kertajaya - kelanakota.suarasurabaya.net

dulunya identik dengan yang berjejalan. Bahkan beberapa yang kurang beruntung biasanya terpaksa berdiri sepanjang perjalanan apabila kehabisan tempat duduk. Namun berkat segala inovasi yang dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI), yang disediakan di kereta-kereta ekonomi seperti halnya pada KA Kertajaya kini menjadi lebih bersih dan memadai.

Kereta Api Kertajaya merupakan rangkaian KA kelas ekonomi AC non-pso milik KAI yang melayani relasi Pasarsenen-Surabaya Pasar Turi. Kereta yang melewati jalur utara Pulau Jawa ini beroperasi sejak tahun 1996 silam menggunakan rangkaian berupa 1 lokomotif, 14 rangkaian kereta kelas ekonomi AC split (K3), 2 kereta makan pembangkit, dan 1 kereta pembangkit yang jarang digunakan.

Di sepanjang perjalanan, KA Kertajaya singgah di sejumlah stasiun seperti Stasiun Surabaya Pasarturi, Stasiun Lamongan, Stasiun Babat, Stasiun Bojonegoro, Stasiun Cepu, Stasiun Randublatung, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Pekalongan, Stasiun Tegal, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Bekasi, dan Stasiun Pasar Senen.

KA Kertajaya memiliki dari Surabaya Pasarturi mulai jam 21.00 WIB dan dijadwalkan tiba di Stasiun Pasarsenen Jakarta jam 08.40 WIB, sedangkan untuk relasi Pasarsenen-Surabaya Pasarturi, kereta dijadwalkan berangkat pada pukul 14.00 WIB dari Stasiun Pasarsenen dan tiba di Stasiun Pasarturi jam 01.40 WIB.

Harga tiket yang dipatok untuk KA Kertajaya pun bervariasi, biasanya mulai dari Rp 150.000 untuk subkelas P dan Rp 165.000 untuk subkelas C. Khusus untuk rute yang lebih pendek, harga tiket KA Kertajaya tersedia mulai dari tarif Rp 90.000 untuk subkelas P dan Rp 100.000 untuk subkelas C. Harga tiket tergantung dari subkelas atau posisi tempat duduk dalam kereta, waktu pemesanan tiket kereta, dan waktu keberangkatan.

Kereta yang rata-rata setiap harinya melayani sekitar 2.968 penumpang ini memiliki beragam fasilitas. Misalnya saja kapasitas tempat duduk sebanyak 106 kursi dengan konfigurasi 3-2 saling berhadapan, kemudian kaca yang ada di KA Kertajaya menggunakan jenis kaca yang telah dilaminasi dengan isolator panas serta biasanya ada yang menggunakan tirai dan ada pula yang tanpa tirai. Fasilitas penunjang lainnya adalah toilet dengan WC duduk, alat pemadam api ringan, rem darurat, AC, peredam suara, dan bagasi dengan kapasitas maksimal 20 kg.

Beberapa penumpang yang biasa menaiki KA Kertajaya mengaku jika kini kondisi KA Kertajaya jauh lebih nyaman dari sebelumnya. Interior KA Kertajaya disebut-sebut sudah lebih modern. Bahkan kabarnya KAI juga menyediakan layanan fasilitas akses internet gratis alias WiFi. “Wi-Fi menjadi salah satu sarana yang sekarang menjadi kebutuhan sehingga akan disempurnakan demi perbaikan pelayanan,” kata Manajer Pemasaran dan Angkutan PT KAI Daerah Operasional VIII Surabaya Sujarwo, seperti dilansir Neraca.

Sayangnya terkadang koneksi WiFi yang disediakan kurang stabil karena sering hilang apabila tidak ada sinyal. “Ini karena jalur yang dilewati kereta api tak semuanya ada sinyal sehingga sering hilang dan malah membuat tidak nyaman,” tandas Sujarwo.