Menhub Tegaskan Tarif Kereta Api Ekonomi Tidak Mengalami Kenaikan

menhub-budi-karya-sumadi

Jakarta – Sebelumnya beredar kabar bahwa PT Indonesia (KAI) akan menaikkan bersubsidi untuk jarak jauh dan menengah. Namun belum lama ini Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa tarif untuk 20 rute perjalanan kereta api bersubsidi batal naik.

“Tidak ada kenaikan,” kata Budi singkat pada Kamis (5/10) kemarin, seperti dilansir Tempo. Tadinya penyesuaian tarif KA ekonomi bersubsidi ini akan diterapkan mulai 1 Januari 2018 mendatang. Namun pemerintah memutuskan tidak menaikkan tarif kereta seiring dengan dibatalkannya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 42 Tahun 2017 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 35 Tahun 2016. “Tidak akan diterapkan,” tegas Budi.

Di sisi lain, Direktur Lalu Lintas dan Kereta Api Kementerian Perhubungan Zulmafendi mengaku sedang mengevaluasi Peraturan Menhub Nomor 42 tersebut karena adanya penambahan lintasan kereta api baru. Zulmafendi juga berharap agar kereta api perintis nantinya dimasukkan dalam public service obligation. “PSI yang telah penuhi ketentuan kemudian ada yang nantinya jadi non-PSO,” ucapnya.

PT KAI sendiri juga sudah membatalkan skema kenaikan harga tiket kereta api ekonomi jarak sedang dan jauh bersubsidi yang tadinya hendak diberlakukan mulai tahun 2018 depan. Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro menjelaskan bahwa walaupun aturan tarif baru belum ditetapkan, pemerintah tetap menjalankan peraturan tersebut sebagai pengganti Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 35 Tahun 2016 tentang aturan yang sama. “Sebenarnya aturan yang baru tetap diterapkan. Hanya, untuk tarif masih mengikuti yang lama,” ungkap Edi di Jakarta, Rabu (4/10).

Menurutnya pemerintah masih akan menanggung selisih antara tarif baru dengan yang lama. Pembelian tiket dalam jangka waktu 90 hari sebelum keberangkatan juga masih memakai harga lama. “Kami juga belum bisa tentukan kapan penyesuaian tarif ini benar-benar diterapkan. Mau pesan 1 Januari (2018), tarif masih tetap sama,” ucap Edi.

Lebih lanjut Edi mengatakan, Permenhub Nomor 42 Tahun 2017 pada dasarnya telah berlaku mulai 7 Juli 2017. Akan tetapi, pemerintah mengumumkan pada masyarakat jika harga tiket untuk keberangkatan Juli-Desember masih memakai aturan lama. “Tapi bukan berarti memberlakukan aturan lama,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *