Pantau Kondisi Rel, KAI Luncurkan Kereta Inspeksi Generasi Kedua

Pantau Kondisi Rel, KAI Luncurkan Kereta Inspeksi Generasi Kedua

SEMARANG – Untuk memenuhi kebutuhan pemantauan dan mengecek setiap serta daerah operasional (DAOP), (PT KAI) kembali meluncurkan kereta inspeksi. Kereta yang merupakan modifikasi dari kereta diesel tersebut menjadi kereta inspeksi generasi kedua dan kali ini mengusung tema go green.

Kereta inspeksi generasi kedua ini merupakan buatan Balai Yasa Yogyakarta, yang memang mumpuni dalam membuat serta memperbaiki dengan cepat serta optimal. Pengerjaan kereta tersebut memakan waktu sekitar dua bulan, dan merupakan hasil modifikasi dari kereta rel diesel dengan nomor seri K1 38001 dan K1 38202.

Pengadaan kereta api inspeksi itu bertujuan demi meningkatkan pemantauan langsung jalur rel sepanjang 5.367 km dan 560 stasiun di sejumlah DAOP yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera. Sebab, diperlukan kendaraan khusus bagi jajaran manajemen perusahaan agar bisa mencapai keseluruhan lintasan rel dan stasiun.

Satu set kereta inspeksi ini terdiri dua kereta diesel. Beberapa yang tersedia di dalam kereta tersebut di antaranya kabin masinis, tempat duduk khusus inspeksi langsung jalur rel, musala, ruang panel listrik, ruang genset, dan toilet. “Kita patut bangga atas hasil karya anak bangsa yang telah berhasil membuat kereta inspeksi baru ini,” ujar Direktur PT KAI, Edi Sukmoro.

“Sekarang ini, kami memiliki tiga kereta inspeksi, yakni KA Inspeksi Wijayakusuma, KA Inspeksi Rail One, dan KA Inspeksi Generasi 2 yang baru saja diluncurkan,” sambung Edi. “Fungsi KA Inspeksi memang sangat penting, misalnya saat masa angkutan , , ataupun , untuk memantau, saat terjadi peningkatan arus , jalur rel, dan sebagainya.”

Namun, Edi mengakui bahwa keberadaan kereta inspeksi memang dirasa masih kurang. Pasalnya, saat ini baru tiga kereta inspeksi yang dimiliki, padahal jangkauan area masih luas, dengan total 7.000 km jalur rel kereta api. “Idealnya, di setiap dua DAOP, minimal ada satu kereta inspeksi. Tetapi, kami akan tambah terus,” tutup Edi.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *