Pelayanan KRL Makin Buruk, Perjalanan Terlambat hingga ‘Diserbu’ Laron

Pelayanan KRL Makin Buruk, Perjalanan Terlambat hingga ‘Diserbu’ Laron

JAKARTA - kereta api listrik () dinilai tidak menjadi lebih baik, malah semakin buruk. Salah satu pelayanan yang memburuk itu adalah makin parahnya keterlambatan perjalanan menggunakan kereta dari Commuter Jabodetabek (KCJ) tersebut untuk relasi Bekasi menuju Jakarta.

Seperti dikutip dari Sindonews, pada Senin (17/7) pagi tadi, perjalanan KRL relasi Bekasi-Jakarta membutuhkan waktu tempuh yang lebih lama dari biasanya. Untuk menuju Jatinegara, Jakarta  dari keberangkatan Klender, Bekasi, waktu tempuh yang diperlukan KRL commuter line adalah selama 50 menit.

“Gila, ini (perjalanan) KRL ditahan-tahan terus, tetapi tidak pernah diberitahu penyebab tertahannya,” ujar salah satu bernama Syukur tujuan Stasiun Djuanda. “Announcer di KRL hanya menginformasikan bila ada antrean menuju Stasiun Jatinegara, tetapi dia tidak memberitahu penyebab antrean tersebut.”

Para penumpang KRL commuter line juga melampiaskan kekesalan mereka di jagat dunia maya. Salah satu pengguna KRL dengan akun @nurmalyan menulis di akun Twitter-nya, “Menggelikan sekali rute Bekasi-Manggarai pagi ini. Jarak tempuh sampai satu jam lebih.” Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari PT KCJ terkait buruknya pelayanan KRL.

Selain waktu perjalanan yang lebih lama dari biasanya, kondisi di KRL saat ini juga dinilai tidak cukup layak. Selain penumpang yang selalu berdesakan, terkadang ada ‘penumpang tanpa tiket’ yang menyusup di perjalanan KRL. Seperti pada hari Minggu (16/7) kemarin, ketika segerombolan laron tiba-tiba menyerbu pengguna jasa KRL tujuan Bogor.

“Tadi di Stasiun Pasar Minggu, KRL berhenti lama sekitar 20 menit tanpa penyebab yang jelas. Pintu terbuka, kemudian kereta dimasuki laron pas berhenti,” ujar salah satu penumpang bernama Teddy. “Kondisi penumpang langsung panik ketika laron menyerbu mereka. Bahkan, ada penumpang yang langsung berteriak karena kaget.”

Selain kaget, penumpang KRL juga ada yang tertawa. Beberapa di antaranya pun berusaha mengusir laron yang beterbangan di dekat lampu KRL. Para penumpang sibuk mengibaskan tangan mereka dan berharap laron-laron menjauh. “Ada yang kaget, ada yang heran, ada yang tertawa, dan ada yang takut,” sambung Teddy.