PT KAI Daop 8 Bakal Operasikan 2 Rangkaian Kereta Baru

Manager Humas Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko - www.faktametropolis.com
Manager Humas Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko - www.faktametropolis.com

Surabaya – PT Api Indonesia (KAI) Surabaya rencananya akan menambah rangkaian api baru dalam waktu dekat ini untuk meningkatkan pelayanan terhadap para pengguna api di wilayah Daop 8.

Menurut Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko, rangkaian KA baru yang direncanakan beroperasi di wilayah Daop 8 Surabaya kemungkinan nantinya ada 2 rangkaian. Kedua rangkaian KA baru tersebut kelak akan dipakai untuk melayani jalur tengah dan jalur utara seperti daerah Bojonegoro dan Lamongan.

Gatut menambahkan jika kedua rangkaian kereta baru tersebut termasuk dalam bagian rencana 6 rangkaian KA baru yang telah dipesan PT KAI untuk 2017 ini. Keenam rangkaian kereta baru tersebut sengaja diadakan untuk memperkuat transportasi di berbagai wilayah di Indonesia.

“Dari enam rangkaian KA baru yang dipesan PT KAI akan disebar ke sejumlah daerah operasi, dan Daop 8 Surabaya kemungkinan mendapatkan jatah dua rangkaian baru,” jelas Gatut.

KAI Daop 8 Surabaya membutuhkan rangkaian kereta baru pada tahun ini lantaran volume di wilayah tersebut sudah sangat padat, terutama yang melakukan di jalur tengah antara Stasiun Gubeng Surabaya menuju Stasiun Malang. Meski begitu, kebutuhan tersebut nantinya akan dievaluasi KAI lantaran jalur utara juga dianggap membutuhkan rangkaian baru lantaran kepadatannya kurang.

“Dalam waktu dekat KA rangkaian baru itu akan tiba di Daop 8 Surabaya, namun nanti dalam operasionalnya tetap dievaluasi apakah menguntungkan atau malah rugi,” papar Gatut.

Beberapa waktu lalu uji coba penambahan kereta api baru sudah dilakukan ketika musim mudik dan balik 2017 di wilayah Daop 8 Surabaya. Dari percobaan tersebut, rupanya sambutan penumpang cukup baik dan terbukti lewat penjualan yang beberapa kali ludes terjual.

Berdasar data dari PT KAI, jumlah penumpang yang naik kereta api pada arus mudik dan balik Lebaran beberapa waktu lalu di Daerah Operasi 8 Surabaya terhitung sejak H-10 hingga H+6 atau Minggu (2/7) adalah sebanyak 601.017 orang, naik 14% dari periode yang sama tahun lalu yang mencapai 528.335 orang. Jumlah tersebut meliputi 83.170 penumpang eksekutif, 27.259 kelas bisnis, 201.001 ekonomi, dan 280.587 lokal.