Puncak Arus Mudik H-1, Stasiun Gambir Sediakan 12 KA Tambahan

Stasiun Gambir Sediakan 12 KA Tambahan

JAKARTA - , sebagai salah satu utama untuk keberangkatan , telah menyiapkan 12 kereta untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Puncak arus mudik di ini sendiri diperkirakan terjadi pada H-2 atau H-1 Lebaran (tanggal 23 Juni atau 24 Juni 2017).

“Puncak arus mudik diperkirakan terjadi tanggal 23 Juni atau 24 Juni, yaitu H-2 atau H-1,” jelas Kepala Stasiun Besar Gambir, Rizky Alfrida. “Untuk di sendiri, tiap harinya diberangkatkan 40 yang terdiri dari 28 kereta reguler, 4 kereta fakultatif, dan 8 kereta tambahan. Jumlah kereta tambahan ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang hanya 6 kereta tambahan.”

Berdasarkan data penumpang yang tercatat Posko Lebaran Stasiun Gambir, sebanyak 14.528 orang telah berangkat ke kampung halaman mereka melalui Stasiun Gambir pada Minggu (18/6) sore. “Sudah bisa dikatakan terjadi lonjakan, ya, karena pada libur nasional biasa sekitar 10-12 ribu penumpang, tetapi H-1 nanti diperkirakan mencapai 16 ribu orang dari melalui ,” sambung Rizki.

“Bagi para pemudik, Stasiun Gambir sudah memberlakukan pencetakan boarding pass sejak H-7 agar tidak terjadi penumpukan penumpang,” sambung Rizki. “Saya anjurkan agar calon penumpang datang ke stasiun jangan mepet. Kedua, bawalah sesuai porsi masing-masing karena kita akan memberlakukan satu orang hanya diperbolehkan membawa 20 kg, jadi bawalah yang seperlunya.”

Sementara itu, untuk mengamankan arus mudik tahun ini, Rizki menambahkan bahwa pihaknya telah mengerahkan 74 personel keamanan dan 103 anggota tambahan dari TNI dan Polri. “Kami juga membuka Posko kesehatan dan ruang laktasi bagi para ibu, selain ruang salat yang lebih luas, ruang tunggu biasa dan VIP,” tutupnya.