Waspada, Beredar Tiket Kereta Api Lebaran Palsu!

Senior Manager Humas PT KAI DAOP I, Suprapto - www.tigapilarnews.com

JAKARTA - Bagi Anda yang saat ini sedang mencari untuk , Anda sebaiknya patut waspada. Pasalnya, meski praktik calo sudah tidak ditemui, namun saat ini ramai beredar tiket kereta palsu yang ditawarkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Akhir pekan kemarin, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) DAOP I Jakarta berhasil menangkap pelaku pemalsuan tiket kereta api Lebaran di Gambir pintu selatan, Jakarta Pusat. Tersangka yang diketahui memiliki inisial LS tersebut ditangkap beserta barang bukti 33 tiket palsu hasil karyanya sendiri.

“Penangkapan pelaku berawal dari laporan calon penumpang yang curiga dengan keaslian tiket yang diterima dari tangan pelaku. Berdasarkan laporan tersebut, pihak keamanan pun melakukan pengintaian,” jelas Senior Manager Humas PT KAI DAOP I, Suprapto. “Pelaku akhirnya berhasil ditangkap setelah dijebak sebelumnya oleh korban yang ingin memesan tiket dari pelaku.”

Dijelaskan Suprapto, modus pelaku pertama-tama mereka mencari korban, lalu mengajak dialog calon korban. Kemudian, pelaku menjanjikan bisa mengusahakan tiket kereta api Lebaran dengan syarat korban menyerahkan fotokopi identitas atau KTP. Setelah disepakati harganya, mereka akan janjian beberapa hari kemudian.

“Ketika proses menunggu ini, pelaku mencetak dan mendesain tiket kereta api semirip mungkin dan setelah berhasil mencetak tiket buatan sendiri, pelaku mengajak korban janjian di suatu tempat,” sambung Suprapto. “Mereka lalu bertemu dan korban menyerahkan sejumlah uang yang telah disepakati, sedangkan pelaku menyerahkan tiket palsu buatannya sendiri kepada korban.”

Ditambahkan Suprapto, stasiun kereta api saat ini memang sudah bersih dari praktik percaloan. Namun, sekarang ada kejahatan lain yang mengintai calon penumpang dengan cara menjual tiket kereta api palsu. “Pelaku memalsukan format pemesanan tiketnya, dan kecurangan ini baru ketahuan jika calon penumpang akan mencetak tiket keberangkatan atau check-in karena harus menyertakan kode booking dan barcode yang sesuai,” lanut Suprapto.

“Karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk membeli tiket kereta api secara online atau di tempat-tempat resmi lainnya, yaitu Indomaret dan Alfamart,” sarannya. “Jangan mudah percaya pada bujuk rayu orang yang menjanjikan bisa dapat tiket secara instan.”