Pakai Aplikasi Jak Lingko Bisa Beli Tiket KRL Sekalian Pesan Ojek Online

Aplikasi Jak Lingko Bisa Beli Tiket KRL - www.republika.co.id
Aplikasi Jak Lingko Bisa Beli Tiket KRL - www.republika.co.id

Jakarta – Moda umum di (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) seperti (KRL) atau commuter line akan terhubung dengan transportasi . Kedua moda transportasi umum itu akan diintegrasikan melalui sebuah yang bakal diluncurkan oleh PT Jak Lingko Indonesia.

Menurut Direktur Utama PT Jak Lingko Indonesia Muhamad Kamaluddin, pihaknya akan menghubungkan angkutan umum dengan angkutan swasta. Nantinya, dalam satu aplikasi bernama JakLingko Smart Apps, warga Jabodetabek dapat memesan angkutan umum dan angkutan online secara bersamaan.

Misalnya saat warga Bekasi akan ke Jakarta, maka ia dapat merencanakan perjalanan terlebih dahulu mulai dari naik ojek online sampai naik commuter line. Kamal yakin bahwa integrasi moda transportasi ini dapat memudahkan pelanggan angkutan umum agar dapat lebih efisien mencapai titik tujuannya. “Efisien baik dari segi harga ataupun waktu,” kata Kamal di Jakarta Pusat, Selasa (7/9), seperti dilansir Tribunnews.

Integrasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan nilai keuntungan, baik dari sisi platform angkutan swasta maupun angkutan umum. Pasalnya, akan termudahkan dalam mengakses transportasi umum yang dihubungkan dengan angkutan online. “Jadi ketika nanti sampai terakhir enggak perlu pesan lagi ojek dan taksinya karena sudah otomatis di aplikasi kami ojek dan taksinya sudah disana sehingga bisa kurangi antrean,” terang Kamal.

pembayaran pesanan juga menjadi lebih mudah karena hanya menggunakan satu aplikasi. Rencananya, pada JakLingko Smart Apps akan disediakan sistem QR scan yang dapat di-scan di stasiun KRL, stasiun Jakarta, stasiun LRT, dan Transjakarta. Kamal mengungkapkan bahwa aplikasi JakLingko Smart Apps tersebut dijadwalkan untuk launching dalam waktu dekat. Rencananya, aplikasi JakLingko Smart Apps akan dilaunching oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada bulan September 2022.

Hingga kini, mobilitas di kawasan Jabodetabek mencapai 45,7 juta per hari. Sebanyak 50% di antaranya berasal dari luar Jakarta masuk Jakarta, sedangkan 40% di dalam Jakarta, dan 10% dari Jakarta ke luar wilayah Jakarta. Sayangnya, capaian penggunaan transportasi umum di Jabodetabek baru 20%. Oleh sebab itu, Jak Lingko Indonesia tertantang untuk menaikkan penggunaan transportasi umum hingga 60% dalam 8 tahun ke depan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*