Argo Muria Festival, KAI Rilis Kartu Traveling by Train Community Card

PT. Kereta Api Indonesia (PT KAI) meluncurkan Traveling by Train Community Card: Argo Muria Edition - www.rmoljateng.com

Sabtu (14/7) kemarin, selain menggelar acara bertajuk ‘Argo Muria Festival’ di Lawang Sewu, Semarang, PT Indonesia () juga meluncurkan Traveling by Train Community Card di Tawang, Semarang. Sebagai bentuk loyalty , setia PT KAI akan mendapatkan keuntungan berupa poin yang bisa ditukarkan di merchant-merchant yang telah bekerja sama.

‘Ago Muria Edition’ ini sendiri mengusung konsep koalisi atau multi-partner, sehingga membuat jangkauan penyebaran komunitas menjadi semakin luas di seluruh Indonesia,” ujar Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro. “Poin yang didapatkan dari pembelian dapat digunakan di berbagai merchant yang telah bekerja sama dengan pihak PT KAI.”

Edi menambahkan, peluncuran kartu Traveling by Train Community Card: Argo Muria Edition ini sebagai bentuk di PT KAI yang terus dilakukan untuk memenuhi harapan pelanggan dan stakeholder. Transformasi perusahaan sendiri menerapkan prinsip ‘we are listening our costumer’ untuk memberikan kenyamanan dan terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Sementara, untuk gelaran ‘Argo Muria Festival’ yang berlangsung di Lawang Sewu, PT KAI menggandeng penyanyi bertalenta, Andien Aisyah. Dengan mengajak Andien yang merupakan penyanyi bertalenta, panutan, ikon fashion, dan agen perubahan sosial dan kebudayaan, PT KAI berharap ‘Argo Muria Festival’ di Semarang dapat memberikan hiburan dan edukasi kepada masyarakat.

“Suatu kehormatan bagi saya dapat berkolaborasi dengan PT KAI untuk menghadirkan ‘Argo Muria Festival’ with Andien,” ujar penyanyi yang baru saja meluncurkan album ‘Metamorfosa’ itu. “Tidak hanya special showcase, kolaborasi ini juga diramaikan dengan exhibition dengan penampilan beragam kebudayaan.”

Pemilihan Lawang Sewu sebagai tempat ‘Argo Muria Festival’ with Andien dilaksanakan, karena gedung ini menyimpan cerita sejarah panjang Kota Semarang. Gedung ini merupakan saksi bisu dari peristiwa Pertempuran 5 Hari di Semarang pada Oktober 1945. Saat ini, Lawang Sewu dapat digunakan juga sebagai tempat untuk photo-shoot, shooting, wedding, photo pre wedding, gala dinner, workshop, pameran, festival, fashion show, dan live concert music.