Asyik! KA Argo Parahyangan Punya Jadwal Keberangkatan Lebih Pagi dari Jam 04.15

Joni Martinus, Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung - wartaekonomi.co.id

Bandung – Para yang hendak berangkat naik dari Bandung ke Jakarta saat ini diberikan kemudahan karena terdapat pilihan yang lebih pagi dari sebelumnya. Belum lama ini (KAI) Daop 2 Bandung menyediakan pilihan waktu pertama pada jam 04.15 WIB untuk KA Argo Parahyangan.

“Saat ini masyarakat yang akan ke Jakarta menggunakan kereta api, bisa melakukan sejak pagi hari sekali. Kereta yang tersedia adalah kereta dan premium,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Joni Martinus di Bandung, Selasa (16/1), seperti dilansir Inilah.

Lebih lanjut Joni mengharapkan supaya baru dari PT KAI ini dapat memudahkan para calon penumpang yang akan melakukan perjalanan bisnis ke Jakarta atau keperluan lainnya. Terlebih karena saat ini kereta api telah menjadi salah satu moda favorit masyarakat. Bukan hanya karena waktu tempuhnya yang lebih pasti, tetapi karena kereta api juga relatif lebih murah.

“Alhamdulillah, sampai saat ini tingkat kepercayaan masyarakat menggunakan kereta api semakin meningkat baik ke arah timur atau ke arah barat. Khusus ke arah barat, KA Argo Parahyangan menawarkan waktu tempuh sekitar 3 jam dan langsung menembus pusat kota Jakarta,” papar Joni.

Dengan penambahan jadwal keberangkatan KA Argo Parahyangan diyakini bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk memilih moda transportasi umum seperti kereta api. Di samping itu, karena minat masyarakat untuk memakai kereta api dari Bandung ke Jakarta, maka PT KAI Daop 2 pun kini mengoperasikan KA Argo Parahyangan tambahan di luar 7 jadwal perjalanan reguler.

Adapun jadwal operasional KA Argo Parahyangan tambahan dimulai pada pukul 04.15 WIB, 07.35 WIB, 11.00 WIB, 14.05 WIB, dan 15.25 WIB. Khusus akhir pekan, yakni hari Jumat dan Minggu juga disediakan KA Argo Parahyangan Tambahan ke Jakarta pada jam 22.30 WIB. “Jadi, kalau yang tinggal di Bandung dan bekerja di Jakarta kemudian mau pulang pergi, bisa juga menggunakan kereta api,” pungkas Joni.