Bakal Terintegrasi, LRT Sumsel & Trans Musi Terapkan Tiket Terusan

Suasana penumpang di LRT Palembang - Tribunnews.com

light rail transit () Sumsel terus ditingkatkan untuk kenyamanan para pengguna. Setelah beroperasi hingga pukul 22.00 WIB sejak akhir November kemarin, Sumsel dan bus rapid transit (BRT) Trans Musi dalam waktu dekat akan menerapkan tiket terusan, yang memungkinkan pengguna naik dua tersebut dengan tiket sekali bayar.

“Kami sedang mengadakan rapat penentuan kapan mulai diterapkan tiket terusan untuk BRT Trans Musi dan LRT Sumsel,” papar Direktur Operasional PT SP2J, Anthoni Rais, dikutip dari Tribun News. “Tiket terusan ini dilakukan untuk mendukung moda transportasi LRT dan Trans Musi sebagai angkutan feeder mendukung satu sama lainnya.”

Ia melanjutkan, untuk pelajar yang akan menaiki bus Trans Musi menuju LRT terdekat, akan dikenakan Rp5 ribu per orang, dan setelahnya tidak perlu membayar lagi saat menaiki LRT. Sementara, untuk terusan umum, akan dikenakan tarif sebesar Rp7 ribu per orang, dan untuk mahasiswa tujuan Indralaya akan dikenakan tarif sebesar Rp12 ribu per orang.

“Dengan penerapan tiket terusan ini, maka penumpang di hampir seluruh kawasan Palembang bisa terlayani,” ujar Anthoni. “Misalnya, ada penumpang dari Plaju mau ke Indralaya, maka terlebih dulu menaiki Trans Musi menuju Stasiun Polresta. Kemudian, dari sana, akan diantar menggunakan LRT menuju OPI, dan selanjutnya akan diantar ke Indralaya.”

Untuk mendukung rencana tersebut, Anthoni menuturkan bahwa pihaknya sudah mendapatkan bantuan sebanyak 15 bus Trans Musi dari Kementerian Perhubungan dengan kapasitas masing-masing 22 orang. Kendaraan tersebut akan ditempatkan di baru, yakni dari Kenten Laut menuju Asrama Haji, kemudian disambung dengan menumpang LRT.

Sebelumnya, per tanggal 29 November 2018 kemarin, jam operasional LRT Sumsel diperpanjang mulai pukul 05.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB. Penambahan jam operasional ini berdampak pada jumlah layanan LRT Sumsel, yang awalnya hanya menempuh 44 sehari, sekarang bertambah menjadi 58 dalam sehari.

“Sebagai komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, terhitung dari hari ini, waktu operasional LRT ditambah, mulai pukul 05.00 sampai 22.00 WIB,” kata Humas Divre III Palembang, Aida Suryani, beberapa waktu lalu. “Kami mau memberikan pelayanan lebih maksimal. Jadi, waktu masyarakat yang akan memanfaatkan LRT pun bisa lebih panjang dan sampai malam.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*