Banyak Peminat, Frekuensi Perjalanan KA Kalijaga Relasi Semarang-Solo Bakal Ditambah

Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 4 - www.tigapilarnews.com
Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 4 - www.tigapilarnews.com

– Peminat kereta api (KA) Kalijaga Semarang- rupanya cukup besar. Sayangnya selama ini KA Kalijaga hanya beroperasi 1 kali setiap hari, oleh sebab itu para setianya pun berharap agar pihak (KAI) bersedia menambah KA Kalijaga.

Menurut salah satu penumpang asal Banyumanik, Basri, frekuensi KA Kalijaga masih kurang dan seharusnya bisa ditambah menjadi 2 kali sehari. “Saya sering bolak balik Semarang-Solo. Paling tidak jadwal kereta api pagi, dan siang,” ujar Basri di Semarang Poncol, Selasa (24/7), seperti dilansir Tribunnews.

Lantaran KA Kalijaga hanya beroperasi sekali sehari, Basri pun mengaku tak bisa langsung kembali usai sampai di tujuan. Alhasil, ia terpaksa menginap di Solo untuk menunggu jadwal kereta yang kembali ke Semarang. “Perjalanannya itu cuma 2 jam 45 menit tapi ya harus nginep untuk bisa balik ke Semarang menggunakan kereta api,” bebernya.

Penumpang lain asal Solo, Ilham Tejo juga merasakan hal serupa. Ia mengaku tidak bisa efisiensi waktu ketika melakukan perjalanan ke Semarang. “Oleh karena itu perlu ditambah jadwalnya. Jadi orangnya habis dari Semarang bisa langsung tolak lagi, dan biayanya lebih murah,” tutur Ilham.

Demi menjawab kebutuhan masyarakat tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 pun berencana menambah frekuensi perjalanan KA Kalijaga Semarang-Solo. Manager Humas Daop 4, Suprapto menjelaskan bahwa KA Kalijaga adalah kereta subsidi dari pemerintah dan sampai saat ini jadwal pemberangkatannya hanya 1 kali sehari. “Penambahan mesti dilihat dari masyarakat menggunakan KA Kalijaga,” katanya.

Lebih lanjut Suprapto memaparkan, jumlah penumpang KA Kalijaga pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu memang cukup tinggi. Pada hari-hari biasa saja jumlah penumpang mencapai 30-60%. “Jadi jumlah penumpang KA Kalijaga masih banyak,” bebernya.

Dengan melihat banyaknya permintaan dari masyarakat, maka tidak menutup kemungkinan jika PT KAI Daerah Operasi IV akan menambah frekuensi perjalanan KA Kalijaga. “Penambahan nanti kami akan sesuaikan dengan kapasitas sarana yang kami punya,” pungkasnya.