Banyuwangi Banjir, Perjalanan Kereta Api Masih Berlangsung Normal

Stasiun Banyuwangi Baru - detik.com

– Bencana melanda sejumlah wilayah di sekitar bantaran Sungai Sadeng di Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh yang menyebabkan 328 unit rumah rusak dengan rincian 23 unit rumah rusak berat (2 di antaranya tersapu bandang), lalu 80 unit rumah rusak sedang yaitu terendam lumpur 20 cm sampai 1,2 meter, dan 225 unit rumah rusak ringan.

Banjir yang disertai lumpur ternyata turut menggenangi penghubung antara Kabupaten -Jember lewat Kecamatan Genteng – Kembiritan ke untuk menuju Kecamatan Singojuruh. Oleh sebab itu arus lalu lintas dialihkan melalui Srono.

Meski dilanda banjir, di wilayah PT Indonesia (KAI) Daop 9 Jember sampai hari Jumat (22/6) malam dilaporkan masih aman. “Jarak aliran sungai yang meluap dari jalur sekitar 200-300 meter, namun alhamdulillah perjalanan tidak sampai terganggu akibat banjir di Kecamatan Singojuruh,” ujar Manajer Humas PT Indonesia Daerah Operasi 9 Luqman Arif di Kabupaten Jember, Jumat (22/6), seperti dilansir Antara.

“Kedatangan KA Sri tanjung, KA Tawang alun, KA Pandanwangi dan KA Mutiara Timur Malam pada Jumat (22/6/2018) di sejumlah Banyuwangi berlangsung sesuai dan hari ini keberangkatan KA juga tepat waktu,” sambung Luqman.

Lebih lanjut Luqman menjelaskan bahwa terus memantau perkembangan kondisi di kawasan sungai yang meluap dan banjir bandang tersebut dengan menyiagakan sejumlah personel untuk memantau daerah rawan selama 24 jam. “ yang naik dan turun di sejumlah stasiun di Kabupaten Banyuwangi sudah jauh-jauh hari memesan , dan aktivitas penumpang pada arus balik berjalan normal,” papar Luqman.

“Jarak aliran sungai yang meluap dari jalur kereta api sekitar 200-300 meter dan apabila petugas penjaga melihat ada kejadian yang membahayakan perjalanan KA, maka akan segera dilaporkan ke Pusat Pengendali perjalanan KA,” imbuhnya.

Setiap hari setidaknya di wilayah Daop 9 Jember terdapat 7 keberangkatan KA jarak jauh, antara lain KA Mutiara Timur siang relasi Banyuwangi-Surabaya, Mutiara Timur malam relasi Banyuwangi-Surabaya, Sri Tanjung relasi Banyuwangi-Lempuyangan Yogyakarta, Probowangi relasi Banyuwangi-Surabaya, Tawang Alun relasi Banyuwangi-Malang, Logawa relasi Jember-Purwokerto, Ranggajati relasi Jember-Cirebon, serta KA lokal sebanyak 4 kali perjalanan, yakni KA Pandan Wangi relasi Jember-Banyuwangi.