Beroperasi Februari, Ini Usulan Tarif LRT Kelapa Gading-Velodrome

Light rail transit (LRT)
Suasana didalam Light rail transit (LRT) Jakarta - jakarta.bisnis.com

JAKARTA – Angkutan transportasi light rail transit () Jakarta menurut rencana akan segera pada bulan Februari 2019 mendatang. Untuk tahap awal, LRT Jakarta koridor 1 fase 1 tersebut akan menghubungkan Kelapa Gading dengan Velodrome berjarak 5,8 km. yang diusulkan untuk LRT ini adalah sebesar Rp10.800 per .

“Saat ini, LRT sudah dalam tahap persiapan operasional. Sistem persinyalan dan radio komunikasi sudah disiapkan, sedangkan halte dalam tahap pemasangan lift dan elevator,” jelas Direktur LRT PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin, dilansir Post Kota News. “Sebelum beroperasi, ada uji coba trial run pada akhir Januari. Mungkin, Februari sudah bisa beroperasi dan terkoneksi bus .”

Menurut Iwan, LRT Kelapa Gading-Velodrome harus terintegrasi dengan bus TransJakarta hingga ke Dukuh Atas, sehingga dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat. Integrasi dari Velodrome menuju halte bus menggunakan sky bridge yang memakai rangka baja. “Kami sudah melakukan workshop, sharing dengan PT TransJakarta, mengatur tentang sistem tiket serta kedatangan bus dan LRT,” sambung Iwan.

“Sementara, terkait tarif LRT, kami masih menunggu keputusan Provinsi DKI Jakarta. Namun, kami juga tengah melakukan pembahasan skema kerja sama, apakah bangun-serah-guna atau build transfer operate (BTO) atau bangun-guna-serah atau build operate transfer (BOT) yang memengaruhi besaran subsidi,” lanjut Iwan. “Saat ini, kami baru menjalankan elemen perhitungannya agar datanya sama, berapa penetapan tarif LRT.”

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta, Sri Haryati, menjelaskan bahwa besaran subsidi yang diberikan nanti diambil dari tarif ekonomi LRT Jakarta dikurangi dengan tarif yang dijangkau masyarakat. PT Jakpro sendiri, melalui rekomendasi Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), mengajukan usulan tarif Rp10.800 per penumpang.

“Hasil subsidi yang dibahas dari berbagai aspek akan berpatokan terhadap tarif rekomendasi tersebut,” papar Sri. “Skema kerja samanya juga dihitung terlebih dahulu, bagaimana kesiapan pemda, apakah akan dibeli kembali seluruhnya atau dikerjasamakan.”