Bertepatan HUT RI, KAI Resmikan Museum Kereta Api Pertama di Jatim

Tak lama lagi, Jawa Timur akan memiliki museum pertama mereka yang berada di . PT Indonesia (KAI) dijadwalkan meresmikan keberadaan museum tersebut pada Rabu esok (17/8), bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-71.

Museum ini sengaja memanfaatkan Stasiun Bondowoso yang saat ini merupakan jalur mati karena tidak dilalui kereta api dan sudah berstatus bangunan cagar budaya. “ Api Bondowoso merupakan api pertama di Jawa Timur,” jelas Tenaga Profesional Museum , Kartum Setiawan.

“Ruangan museum terdiri atas ruang pamer pengantar, pamer utama, pamer maut, pamer komoditas, dan ruang PPKA,” sambungnya. “Sementara, koleksinya meliputi peralatan kerja yang pernah digunakan kereta api dari masa ke masa, semisal Edmonson, mesin cetak tanggal karcis, ebleg semboyan 40, lampu Hansen, stempel, mesin tik, telepon, topi PPKA, peluit, hingga foto.”

Di samping melihat koleksi, wisatawan nantinya juga berkesempatan melihat film suasana kereta api tempo dulu. Sementara di ruang komoditas, pengunjung dapat mengetahui peristiwa gerbong maut yang terjadi pada tanggal 23 November 1947. “Itulah kenapa stasiun ini ditetapkan menjadi museum kereta api karena terkait dengan peristiwa gerbong maut,” tambah Kartum.

Ide pendirian museum ini sebenarnya sudah muncul sejak tiga tahun lalu. Hal ini berawal dari keprihatinan melihat bangunan gedung stasiun yang menganggur. Padahal, ada sejarah panjang di balik bangunan yang berada di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Bondowoso tersebut.