Blackberry Keluarkan Aplikasi ‘Kereta Api Indonesia’

Jakarta – Calon pengguna smartphone tidak perlu lagi membeli dengan mengantri di agen –agen . Dengan menggunakan Blackberry yang dimilikinya calon dapat memesan tiket dengan yang terdapat didalamnya.

Aplikasi ini khusus untuk Blackberry. Aplikasi ini didesain oleh tim Information Technology . Dengan menggunakan aplikasi ini penumpang tidak perlu antri ataupun menuju agen tiket untuk dapatkan tiket .

“Animo masyarakat untuk naik kereta api semakin tinggi, oleh karena itu kami perlu mengakomodasi kemudahan mereka dalam mendapatkan tiket,” ujar Sugeng Priyono, VP Public Relations PT KAI di Jakarta.

Aplikasi Blackberry ini bisa diunduh melalui App World BB dengan aplikasi bernama ‘Kereta Api Indonesia’. Didalam aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur –fitur yang dapat melengkapinya.

Selain menampilkan interface yang mudah dimengerti dan dipahami oleh pengguna, aplikasi ini juga dapat digunakan penumpang untuk memilih tempat duduk sesuai dengan keinginan mereka.

Selain itu juga terdapat fitur yang terintegrasi dengan kalender yang dapat mengingatkan penumpang (reminder) untuk batas waktu pembayaran dan keberangkatan.

tiketnya dapat dilakukan H-2 hingga H-90 keberangkatan,” lanjut dia.

Cara penggunaan aplikasi ini mudah. Penumpang tinggal memilih keberangkatan, tujuan, tanggal keberangkatan dan jumlah penumpang.

Kemudian data penumpang diisi sesuai dengan identitas penumpang. Lalu akan diberikan kode pembayaran. Setelah itu dapat membayar melalui ATM banak seperti Mandiri, BRI, BNI, CIMB Niaga, OCBC NISP. BJB, Panin, Mega dan lain-lain.

Selain melalui ATM dapat juga melalui payment point seperti alfamart, indomart, alfamidi, kantor pos dan PPOB BRI dengan batas waktu maksimal 3 jam setelah pemesanan.

Setelah membayar penumpang dapatkan notifikasi melalui email. Notofikasi yang dikirimkan ke email tersebut yang dapat ditukarkan dengan tiket diloket stasiun.

Tentang Mirza Pratiwi 347 Articles
Kontributor berita, berasal dari Madiun: pusat pengembangan industri kereta api di Indonesia. Saat ini sedang menyelesaikan studi Teknologi Informasi di Universitas Negeri Malang. Penulis yakin bahwa masalah transportasi di Indonesia akan lebih baik jika difokuskan pada pembangunan sistem transportasi masal.