Keunggulan CC 300, Lokomotif Kereta Tahan Banjir yang diproduksi oleh PT INKA

Lokomotif berkode ini adalah lokomotif buatan PT Industri Kereta Api () yang bermarkas di Madiun – Jawa Timur. Sejak diluncurkan pada 20 Mei lalu, lokomotif ini berhasil menjadi lokomotif pertama di dunia yang memanfaatkan anti banjir. Ide pembuatan lokomotif ini berawal ketika INKA memperoleh pesan dari Kementerian Perhubungan untuk memproduksi lokomotif yang khusus dirancang untuk menghadapi situasi banjir yang seringkali terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Pengembangan CC 300 sendiri sebenarnya saudah dilakukan sejak tahun 2009.

Lokomotif kereta berwarna merah menyala ini memiliki beberapa dibandingkan dengan lokomotif lain yang telah terlebih dulu digunakan. Beberapa lokomotif CC 300 ini antara lain adalah,

  • Anti Mogok saat Banjir

Lokomotif ini didesain agar tetap dapat melaju meski dalam keadaan banjir. CC 300 memiliki sistem kelistrikan terintegrasi dengan penggerak diesel hidrolik yang diletakkan di bagian atas lokomotif, sehingga kereta tetap dapat melaju meski rel tergenang air setinggi 1 meter. Keunggulan ini tidak ditemukan pada lokomotif sejenis buatan General Electric (GE) buatan yang sebelumnya digunakan, karena  sistem kelistrikannya terletak di bagian bawah sehingga memungkinkan terjadinya kongslet ketika terkena banjir.

  • Spesifikasi Mesin lebih Handal

Lokomotif ini berukuran panjang 19 meter, lebar 2,642 meter, dan memiliki berat sekitar 90 ton. Laju dengan kecepatan maksimalnya menyentuh 120 km/jam dengan power output 2500 HP dan memiliki traction effort sebesar 270 kN untuk mode starting. Mesin lokomotif menggunakan mesin diesel Caterpillar dengan transmisi hidrolik Voith Turbo Transmission L620reU2. Sistem pengereman lokomotif menggunakan produk dari Wabtec dengan master controller memanfaatkan produk Woojin dari Korea Selatan. Satu hal yang disayangkan, perangkat mesinnya masih belum bisa diproduksi sendiri oleh maupun Indonesia, karena semuanya di .

  • Built-in Genset

Lokomotif ini sudah dilengkapi genset di dalamnya, sehingga tidak perlu lagi menarik 1 gerbong khusus untuk genset seperti yang biasa dilakukan pada di kereta diesel umumnya. Diesel ini nantinya berfungsi untuk membangkitkan elektronik di dalam kereta seperti penerangan (lampu) dan penyejuk  udara (AC).

  • Double Cabin

Lokomotif ini memiliki 2 kabin yang masing-masing berada di bagian depan dan belakang lokomotif. Di sampan itu, masinis kini tidak perlu lagi memanjat keluar untuk berpindah kabin, karena ditempatkan  penghubung atau sejenis ruangan kecil yang berfungsi menyambungkan antar kabin. Kelebihan ini juga tak ditemukan pada lokomotif sejenis buatan GE.

  • Dilengkapi dengan Kamera Monitor

Lokomotif ini di dalamnya dilengkapi dengan kamera monitor pengintai. Kamera ini diletakkan di sisi kanan dan kiri lokomotif. Penambahan kamera ini tentunya akan membantu tugas Masinis untuk mengawasi keadaan penumpang di belakangnya tanpa perlu harus menegok ke belakang. Masinis cukup melihat dari layar monitor yang terdapat di dalam kabin.

2 Comments

  1. “master controller memakai produk Woojin dari Korea Selatan.”

    kok cuma Woojin aja yg disebut asal negaranya? saya juga mau tau dong Caterpillar,Voith dan Wabtec itu asalnya dari mana. jangan mentang mentang dari Korea cuma Woojin aja yg disebut asalnya. Atau kalau mau adil cukup : “master controller memakai produk Woojin”. Tanpa embel embel “daru korea selatan”. Dengan hanya melihat tulisan saya bisa tau kalau orang itu penggila budaya suatu negara atau bukan. HAH!!!!!!!!!

    • Terimakasih atas masukannya. Kami menulis artikel ini tanpa tendensi seperti yang disangkakan 🙂

Komentar ditutup.