Commuter Line Terlambat, Penumpang Menumpuk

penumpang tertumpuk karena commuter line terlambat
tertumpuk karena commuter line
sumber : Indras Tuti, detikcom

Jakarta – Pagi tadi, Commuter Line rute Bekasi – Jakarta Kota yang dijadwalkan berangkat pukul 06.55 WIB mengalami masalah. Awalnya commuter line dikabarkan terlambat. Tetapi akhirnya pada pemberangkatkan jam tersebut commuter line btal diberangkatkan. Kejadian ini membuat kesal para penumpang yang telah menunggu. Penumpang kesal lantaran tidak ada pemberitahuan dari pihak .

Indras Tuti penumpang Commuter line yang mengaku kecewa akan keterlambtan kereta ini sampai mengambil gambar di Bekasi, Rabu, 4 Agustus 2013. Didalam foto tersebut terlihat tumpukan penumpang yang menunggu kereta pukul 06.55 WIB.

Kereta yang dijadwalkan datang pukul 06.55 hingga pukul 07.20 kereta tersbut tidak kunjung datang.

Padahal setelah kereta pukul 06.55 erdapat kereta pukul 07.12.

“Pada nungguin nggak ada keterangan sampai pukul 07.20 WIB dan disebutkan kereta pukul 06.55 WIB rusak di Kota. Kondisi penumpang menumpuk. Akhirnya kereta pukul 07.12 diberangkatkan pukul 07.30 WIB,” ujar Indras Tuti kedapa detikcom.

Karena terjadi keterlambatan, penumpang yang harusnya diangkut dua kereta menjadi satu kareta.

Menurut Indras, suasana kereta saat ini menjadi pengap karena kebanyakan penumpang. AC tidak terasa. Jendela tidak dapat dibuka.  Pihaknya juga menyejaslakn kenap pihak PT KCJ tidak memberikan konfirmasi karena adanya keterlambatan kereta.

“Kami menunggu keretanya jalan atau nggak. Kalau nggak kan bisa diinformasikan dan kami bisa langsung menunggu moda lain. Kalau seperti tadi banyak sekali,” ujarnya lagi.

Dari akun official PT KCJ di dapatkan kabar bahwa @CommuterLine Pukul 07.30 KA 673 Bekasi-Jakartakota pemberangkatan Bekasi pukul 06.55 kembali sebagai KA 674 mengalami gangguan AC di Dipo Bekasi dan perjalanannya dibatalkan.

Sukendar Mulya, Humas Daop I juga meminta maaf atas keterlambatan commuter line tersebut.

“PT KAI mohon maaf kepada penumpang atas ketidaknyamanan pagi tadi,” ungkap Sukendar.

Tentang Mirza Pratiwi 347 Articles
Kontributor berita, berasal dari Madiun: pusat pengembangan industri kereta api di Indonesia. Saat ini sedang menyelesaikan studi Teknologi Informasi di Universitas Negeri Malang. Penulis yakin bahwa masalah transportasi di Indonesia akan lebih baik jika difokuskan pada pembangunan sistem transportasi masal.