Dahlan Iskan – Tarik Saja Kereta Ekonomi

Jakarta – Pada hari dimana tarif progresif dan sistem e-ticketing diresmikan Menteri BUMN meminta PT untuk meniadakan yang sering mogok. Menurutnya masyarakat tidak bisa menolak penghapusan ini. Alasannya karena kereta commuter line telah memakai tarif progresif yang bersubsidi yang lebih murah dibandingkan dengan kereta .

Menurut Dahlan, pemberlakuan tarif progresif ini adalah saat untuk memperbaiki pelayanan kereta yang diberikan kepada masyarakat. Sekarang tidak ada lagi penggolongan bagi si miskin ataupun si kaya. Si miskin kereta ekonomi dan si kaya kereta commuter line. Sekarang semuanya sama, apalagi tarif progresif sangat murah.

Menurut Dahlan, PT KAI diminta untuk menarik kereta ekonomi yang berusia sudah lebih dari 30 tahun. Sebab setiap kereta mogok, selalu ada sms dari masyarakat mengeluh tentang hal ini.

“Tarik saja itu kereta ekonomi yang sering menyengsaraan, tidak usah tunggu Agustus. Ini momentumnya,” ujar Dahlan Iskan.

Menanggapi permintaan Menteri BUMN tersebut, Direktur PT KAI Ignasius Jonan mengatakan pihaknya kan secara bertahap menggati kereta ekonomi dengan kereta commuter line. Pihak PT KAI juga telah memesan sebanyak 180 unit kereta yang akan tiba pada bulan Agustus.

 

Tentang Mirza Pratiwi 347 Articles
Kontributor berita, berasal dari Madiun: pusat pengembangan industri kereta api di Indonesia. Saat ini sedang menyelesaikan studi Teknologi Informasi di Universitas Negeri Malang. Penulis yakin bahwa masalah transportasi di Indonesia akan lebih baik jika difokuskan pada pembangunan sistem transportasi masal.