Daop 3 Cirebon Operasikan KA Argo Jati New Image, Tarif Tetap

Ida Hidayati, Kepala Daop 3 Cirebon - bebasmacet.com
Ida Hidayati, Kepala Daop 3 Cirebon - bebasmacet.com

(KAI) Daop 3 Cirebon meluncurkan KA Argo Jati dengan rangkaian baru pada Senin (29/10) lalu. Pengoperasian KA Argo Jati New Image ini sengaja dilakukan agar lebih menarik minat masyarakat agar mau melakukan perjalanan dengan menggunakan .

Rangkaian kereta baru yang melayani Cirebon-Gambir pergi pulang (PP) tersebut adalah buatan PT INKA 2018 yang keseluruhan body-nya terbuat dari material stainless steel serta mengusung desain yang lebih futuristik dan modern. “Kami ingin lebih meningkatkan  kualitas dan kenyamanan berkereta api,” kata Kepala Daop 3 Cirebon, Ida Hidayati, seperti dilansir Republika.

Rangkaian KA Argo Jati yang bernuansa baru ini terdiri dari 9 kereta kelas eksekutif berkapasitas 450 seat atau tempat duduk, ditambah dengan 1 kereta makan atau restorasi dan 1 gerbong pembangkit. Tampilan KA Argo Jati New Image kini lebih menarik karena di tiap kursi sudah disediakan slot untuk earphone. Bagian interior pun lebih bagus karena kursi mengusung warna biru muda dan abu-abu, berbeda dari rangkaian lama yang masih berwarna biru tua.

Lalu di tiap gerbong KA Argo Jati terbaru pun sudah dilengkapi 2 toilet yang sengaja ditata bersebelahan. “Yang paling membedakan dengan rangkaian KA Argo Jati yang lama itu toiletnya lebih banyak,” beber Ida.

Bagian dalam atau interior gerbong KA Argo Jati sekarang ini terkesan lebih luas lantaran perpaduan catnya memakai teknik khusus. Padahal ukuran rangkaian baru ini sama seperti kereta yang lain. Walaupun menggunakan rangkaian baru yang lebih modern dan lebih nyaman, KA Argo Jati New Image ini tak mengalami perubahan. Ida menjelaskan bahwa harga KA Argo Jati masih menggunakan tarif batas bawah (tbb) dan tarif batas atas (tba) sesuai ketentuan sebelumnya.

Dengan adanya pembaruan rangkaian kereta api Argo Jati, diharapkan masyarakat pun lebih mencintai KA Argo Jati sehingga meningkatkan antusiasme penumpang, terutama dari Cirebon ke maupun sebaliknya. “Ini upaya kami dalam meningkatkan pelayanan pada para penumpang setia kereta api,” ucap Ida.