
Banyuwangi – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember telah memulai proses pengecekan keamanan jalur rel kereta di wilayahnya, sebagai persiapan untuk menyambut arus mudik Lebaran 2023. Pengecekan bertahap dimulai dari lintas Bangil, Kabupaten Pasuruan, hingga Ketapang, Banyuwangi. Dengan melakukan pengecekan tersebut, KAI ingin memastikan bahwa jalur dalam kondisi aman dan layak untuk digunakan.
“Ini bertujuan untuk memastikan kesiapan jajaran Daop 9 dari berbagai aspek, mulai dari sarana, prasarana hingga para personel di lapangan,” ujar Plt Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9, Azhar Zaki Assjari, Selasa (4/3), seperti dilansir dari Kompas.
Pemeriksaan dilakukan oleh manajemen KAI Daop 9 Jember yang dipimpin oleh Vice President, Mulyani. Pemeriksaan tersebut untuk memberi pelayanan terbaik bagi pelanggan di masa angkutan Lebaran 2023 yang tinggal menghitung hari. “Juga untuk memastikan jalur yang akan dilewati kereta api sudah dalam kondisi aman,” jelas Zaki.
Pemeriksaan mencakup kondisi rel, jembatan, terowongan, perlintasan sebidang serta fasilitas pelayanan penumpang telah tersedia dan berfungsi dengan baik. Pemeriksaan juga dilakukan pada daerah rawan, baik rawan banjir, longsor, gangguan keamanan, maupun rawan terjadinya kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan pengguna jalan di perlintasan sebidang.
“Hasil pemeriksaan akan diambil langkah antisipasi dan ditentukan strategi untuk menjamin perjalanan kereta api di Daop 9 Jember selalu aman, lancar dan terkendali,” ucap Zaki.
Supaya bisa bepergian dengan nyaman, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan sejak jauh-jauh hari. Pasalnya, tiket kereta api untuk angkutan mudik Lebaran 2023 masih tersedia cukup banyak. “Jika tiket yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih tanggal alternatif atau memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi KAI Access yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengkombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan,” ungkap Zaki.
Di samping itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mempercayai oknum yang menjanjikan atau menyanggupi menyediakan tiket KA pada tanggal-tanggal favorit. “KAI sudah lama menerapkan kebijakan one seat one passenger dan boarding system yang mewajibkan nama penumpang sesuai antara yang tertera di tiket dan di kartu identitas,” tandas Zaki.
Leave a Reply