DIJ Bakal Punya Kereta Api Perkotaan Transjogja

JOGJA – Moda perkotaan di wilayah Provinsi DIJ agaknya bakal semakin lengkap. Ke depan, DIJ bakal memiliki sistem (KA) perkotaan.

“Kementerian Perhubungan sekarang sedang mengadakan studi kelayakan. Mudah-mudahan segera selesai, dan bisa secepatnya direalisasikan,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika () Provinsi DIJ Budi Antono.

Pejabat yang akrab disapa Anton itu memaparkan, kementerian perhubungan itu saat rapat kerja dengan Komisi C DPRD DIJ pada Kamis (23/7) lalu. Dikatakan, bila studi kelayakan itu memenuhi syarat, bukan tidak mungkin moda transportasi kereta api perkotaan bakal hadir di DIJ.

Bila itu terealisasi, ujarnya, maka akan menambah alternatif pilihan bagi warga. Saat ini sistem transportasi terpadu yang dikelola Pemprov DIJ baru . melayani sejumlah di Kota Jogja, , dan .

Wakil Ketua Komisi C Arif Rahman Hakim mengamini pendapat Totok. Ia mengatakan, jaringan transportasi KA perkotaan sebetulnya telah dirintis sejak zaman penjajahan Belanda.

Terbukti pada masa lalu, ada rel-rel KA yang menghubungan Kota Jogja dengan beberapa daerah pinggiran seperti Srandakan dan Imogiri Bantul, Magelang, hingga .

“Rel kereta apinya sampai sekarang juga masih ada. Jadi berpeluang dihidupkan kembali. Perencanaan Belanda ternyata telah jauh menatap kebutuhan ke depan,” tutur Arif.

Hanya, Arif bertanya apakah studi kelayakan yang dilakukan kemenhub itu bersifat baru atau menghidupkan kembali jalur KA yang pernah ada di zaman Belanda. “Kami perlu tahu,” ucapnya.

Meski didesak, Anton masih enggan membeberkan lokasi yang akan menjadi jalur KA perkotaan sesuai studi kelayakan kemenhub tersebut. Hingga rapat kerja berakhir, Anton tetap bungkam dan memilih merahasiakannya. “Kajiannya masih berlangsung,” elaknya. (jp/YUD)

Tentang Masinis 182 Articles
Memulai karir menulis sejak duduk di bangku SMP sebagai layouter dan redaktur, dan membawa proses kepenulisannya hingga di bangku kuliah. 10 tahun terakhir aktif sebagai tenaga desainer di sebuah perusahaan yang berpusat di Malang. Beberapa tahun terakhir menjadi penumpang setia kereta api pagi rute Malang-Surabaya yang berangkat dari Stasiun Kotabaru jam 04.20 setiap hari. Sejak itu, penulis tertarik dengan segala hal tentang kereta api dan sistem transportasi publik.