Diperpanjang, KA Tawang Jaya Premium Tambahan Beroperasi Hingga 28 Januari 2018

Suprapto (Humas PT KAI Daop IV Semarang)
Suprapto (Humas PT KAI Daop IV Semarang)

– PT Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang akan kembali mengoperasikan Tawang Jaya Premium Tambahan untuk relasi Semarang Tawang-Pasar Senen Jakarta. Sebelumnya KA Tawang Jaya Premium Tambahan dioperasikan selama 7 hari mulai 15-21 Januari 2018 saja. Namun karena animo masyarakat cukup besar, pengoperasian kereta tersebut pun diperpanjang.

“Pengoperasian kembali KA Tawang Jaya Premium Tambahan ini untuk memperlancar mobilitas masyarakat di relasi Semarang-Jakarta PP,” ujar Kepala Humas Daops IV Semarang Suprapto di Semarang, Sabtu (13/1), seperti dilansir Republika.

Selama beroperasi, KA Tawang Jaya Premium Tambahan berhasil mengangkut dari Semarang ke Jakarta dengan tingkat keterisian kursi atau okupansi rata-rata mencapai di atas 50%. “Pada hari tertentu, okupansi KA Tawang Jaya Premiun Tambahan bisa mencapai di atas 100%. Pada 21 Januari 2018 yang bertepatan dengan akhir pekan, KA Tawang Jaya Premium tercatat mengangkut 707 atau 110% dari okupansi,” ungkap Suprapto, Selasa (23/1).

Oleh sebab itu, PT KAI Daop 4 Semarang pun memperpanjang masa operasional KA Tawang Jaya Premium Tambahan sampai tanggal 28 Januari 2018 mendatang. KA Tawang Jaya Premium Tambahan memakai rangkaian kereta api kelas premium dengan 8 kereta/ berkapasitas sebanyak 640 tempat duduk.

“Diperpanjangnya masa operasional KA Tawang Jaya Premium Tambahan untuk memenuhi kebutuhan KA, mengingat tingginya permintaan masyarakat dari Semarang menuju Jakarta maupun sebaliknya dalam menggunakan jasa angkutan KA,” imbuh Suprapto.

Menurut Suprapto, perpanjangan operasional KA Tawang Jaya Premium Tambahan ini diharapkan bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat di wilayah Semarang serta dapat meningkatkan kunjungan wisata ke wilayah Jawa Tengah. Terlebih karena fasilitas KA Tawang Jaya Premium Tambahan cukup nyaman dengan bangku yang lebih luas dan bisa diubah posisi sandarannya, interior eksklusif, dan masih banyak lagi.

“Nantinya, juga dapat menarik animo masyarakat untuk menggunakan moda kereta api, sehingga dapat mengurangi kemacetan dan polusi di jalan raya karena lebih aman dan nyaman menggunakan KA,” tandas Suprapto.