Diskon Tiket Untuk Para Pelajar dan Mahasiswa pada Bulan Oktober

Purwokerto – Pembelian dan keberangkatan bulan Oktober 2013 untuk para pelajar dan mahasiswa akan dapatkan spesial dari Perseroan Terbatas (PT KAI). Diskon ini akan diberikan PT KAI bagi pengguna KA , bisnis dan komersial.

“Pemberian diskon ini dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, dengan tajuk Semangat Pemuda 28,” jelas Surono, Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto kepada Antara.

Menurut Surono diskon yang diberikan adalah sebesar 28 persen dari tarif yang berlaku. Diskon ini hanya diperuntukkan untuk para pelajar dan mahasiswa dengan usia maksimal 28 tahun atau yang lahir setela tanggal 28 Oktober 1985.

KA komersial yang mendapatkan fasilitas diskon untuk pelajar dan mahasiswa adalah Argo Lawu, Argo Dwipangga, Purwojaya, Sawunggalih, Senja Utama Yogya, Senja Utama Solo, Fajar Utama, Gajayana, Bima, Taksaka, Bogowonto, Gajahyana, dan Krakatau untuk jurusan .

Untuk jurusan KA yang mendapatkan diskon adalah Argo Wilis, Turangga, Lodaya, Malabar dan Mutiara Selatan.

“Pembelian tiket dengan diskon khusus bagi pelajar dan mahasiswa ini, hanya dapat dilayani di loket-loket stasiun ``. Sedangkan untuk memperoleh diskon, para pelajar atau mahasiswa harus melampirkan fotokopi kartu pelajar/mahasiswa dan menunjukkan kartu aslinya saat membeli tiket,” jelasnya.

Selain memberikan diskon, PT KAI juga menyiapkan voucher tiket dan ratusan merchandise unutk KA Feeder Serayu dari Purwokerto menuju Kroya dan sebaliknya.

“Tiket gratis tersebut seluruhnya hanya berlaku untuk kereta api asal PT KAI Daop 5 Purwokerto seperti KA Purwojaya, Sawunggalih, Logawa, Kutojaya Utara, Kutojaya Selatan, dan Serayu Pagi maupun Serayu Malam,” ujarnya.

Pihaknya menjelaskan pemenang voucher tiket gratis serta merchandise tersebut akan diundi untuk periode keberangkatan KA Feeder Serayu dan tanggal 23 September hingga 22 Oktober 2013.

“Pemenang undian akan kami hubungi melalui SMS atau telepon,” kata Surono.

Tentang Mirza Pratiwi 347 Articles
Kontributor berita, berasal dari Madiun: pusat pengembangan industri kereta api di Indonesia. Saat ini sedang menyelesaikan studi Teknologi Informasi di Universitas Negeri Malang. Penulis yakin bahwa masalah transportasi di Indonesia akan lebih baik jika difokuskan pada pembangunan sistem transportasi masal.