Faktor-faktor Perubahan dalam Gapeka 2016

papan-jadwaltiket-keretalebaran

Gapeka atau grafik merupakan kereta api yang memuat jadwal berhenti yang sudah ditentukan sejak awal, baik itu berhenti untuk naik/turun atau bongkar-muat barang di kereta api, maupun berhenti karena silangan atau disusul. Dasar-dasar penyusunan Gapeka meliputi jumlah kereta api yang beroperasi, kecepatan yang diizinkan, relasi asal tujuan, serta rencana persilangan dan penyusulan.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi perubahan Gapeka, di antaranya:

  • prasarana perkeretaapian yang sedang diperbaiki ataupun diubah;
  • jumlah sarana perkeretaapian;
  • kecepatan kereta api;
  • kebutuhan angkutan yang berubah dari biasanya seperti pada saat puncak angkutan seperti pada saat ; dan
  • keadaan memaksa terjadi karena hal-hal tertentu seperti terjadi anjlok, kecelakaan, banjir dengan istilah BLB (Berhenti Luar Biasa); KLB: Kereta Luar Biasa; PL (Peristiwa Luar Biasa); PLB (Perjalanan Luar Biasa); dan PLH (Peristiwa Luar Biasa Hebat).

Saat ini, Gapeka yang berlaku di Indonesia adalah Gapeka yang diterbitkan pada tanggal 1 April 2015. Dan, di tahun 2016 ini, ada beberapa pembahasan yang terkait dengan Gapeka terbaru.

Beberapa pembahasan itu di antaranya lintas utara Jawa yang telah siap mulai dari Pekalongan menuju Pasar Turi, Prupuk menuju Larangan, Maja menuju Parungpanjang, dan Duri menuju Tangerang. juga mengakomodasi para penumpang KRL (kereta listrik) dengan menyesuaikan jadwal perjalanan kereta api jarak jauh tujuan Jakarta agar tidak mengganggu jam operasional commuter line, khususnya di jam-jam sibuk (peak hour).

Selain itu, adanya peningkatan kecepatan beberapa kereta api. Argo Bromo Anggrek menjadi prioritas dengan lokomotif yang boleh berjalan pada kecepatan di atas 90 km per jam, yaitu CC206 series, serta jenis rel yang mendukung.

Ada juga penambahan jumlah perjalanan kereta api seperti KA Kertajaya yang dijadikan KA Maharani jurusan Surabaya Pasar Turi sampai dengan Semarang Poncol PP. Sementara untuk penambahan jumlah armada, PT KAI menambah armada KA Kualanamu dari semula 26 menjadi 40 kereta api.

Adapun untuk perpanjangan relasi KA, mencakup KA Bima sampai dengan Malang dan KA Probowangi sampai dengan Surabaya. Sementara untuk perjalanan KRL, terdapat 91 penambahan perjalanan di Gapeka 2016.