Gajah Tertabrak Kereta di India Tewas, Pemerintah Buat Peraturan Baru

Mongpong – Sebuah jalur kereta di daerah desa Mongpong, membuat para penduduk disekitarnya merasa bersedih. Pasalnya ada seekor kereta. Akibatnya tersebut terbuhuh. Kereta yang menabrak tersebut adalah Siliguri-Alipurduar Express. Peristiwa tertabrak kereta ini terjadi pada Jum’at, 11 Oktober 2013 lalu. Setelah insiden ini jalur kereta tersebut harus ditutup untuk dilakukan evakuasi pada tubuh tersebut.

Daily Mail, 12 Oktober 2013 memberitakan bahwa setidaknya terdapat lima ekor gajah tertabrak kereta sejak dua tahun terkahir ini. Dan kejadian kali ini merupakan kejadian ke-40 sejak dibukanya perlintasan di India yang telah mengalami perbaikan besar-besaran pada tahun 2004.

Jalur pertama kereta api dibuka pada tahun 1949. Jalur pertama ini melewati jalur yang dikenal adat populasi gajahnya yaitu Bux, Jaldapara, Gorumara, Chapramari, dan Mahananda. Jalur ini juga sering sekali dilewati kawanan gajah yang sedang bermigrasi.

Karena hal ini, akhirnya India mengeluarkan peraturan tentang pengurangan batas kecepatan saat melalui jalur ini. Kereta saat melalui jalur ini hanya diperboehkan dengan kecepatan 50km/jam.

Namun meski telah dikurangi namun kejadian seperti ini masih kerap terjadi. Akhirnya pemerintah menurunkan kembali batas kecepatannya menjadi 25 km/jam saja saat melintasi kawasan tersebut. Selain pengurangan kecepatan nantinya akan dibangun tembok pembatas agar gajah tidak dapat melintasi kawasan yang berbahaya ini.

Di India, gajah merupakan hewan yang  suci. Sekitar 26ribu gajah liar hidup di India. Bagi warga India gajah merupakan hewan warisan dan mereka menyembahnya.

Tentang Mirza Pratiwi 347 Articles
Kontributor berita, berasal dari Madiun: pusat pengembangan industri kereta api di Indonesia. Saat ini sedang menyelesaikan studi Teknologi Informasi di Universitas Negeri Malang. Penulis yakin bahwa masalah transportasi di Indonesia akan lebih baik jika difokuskan pada pembangunan sistem transportasi masal.