Gambar Dan Jenis-jenis Kereta Listrik Di Indonesia

KRL BN-HOLEC & KRL Hitachi

Ternyata ada banyak atau yang beroperasi di khusunya . Apa saja jenis kereta lisrtrik dan seperti apa gaambarnya? Berikut kamis sajikan jenis-jenis beserta kereta listrik yg ada di Indonesia.

KRL BN-HOLEC & KRL Hitachi
KRL BN-HOLEC & KRL Hitachi

1. KRL BN-HOLEC

KRL BN-Holec adalah KRL hasil kerjasama sama perusahaan Beliga-Belanda yang pertama kali dirakit tahun 1994 sebanyak 120 unit. Hasil “Rekondisi” KRL Holec adalah KRDE yang beroperasi di rute Yogyakarta-Solo (Prameks), dan Padalarang-Cicalengka (Rencang Geulis).

2. KRL Hitachi

Dibuat pada tahun 1997 oleh PT INKA dan Hitachi sebanyak 64 unit (8 set) dengan teknologi VVVF. Jenis KRL ini digunakan untuk Pakuan Ekspres kelas bisnis sampai akhirnya turun tingkat ketika era T?ei seri 6000 datang dari .

KRL ABB Hyundai & KRL Rheostat
KRL ABB Hyundai & KRL Rheostat

3. KRL ABB Hyundai

KRL ini merupakan hasil kerjasama antara PT INKA dan Hyundai. Dibuat pada tahun 1985-1992 sebanyak 8 (2 set) berteknologi VVVF. Kini KRL ABB Hyundai telah dikonversi menjadi KRDE dan beroperasi di jalur Surabaya-Mojokerto.

4. KRL Rheostat

KRL ini dibuat Jepang dari tahun 1976 sampai tahun 1987 dengan teknologi rheostat. Umumnya, KRL ini dibuat oleh perusahaan Nippon Sharyo, Hitachi dan Kawasaki untuk melayani kelas KRL . Mulai 2010, KRL ini dioperasikan dengan modifikasi kabin bernama “Djoko Lelono”.

KRL Toei & KRL eks Tokyu [Japan]
KRL Toei & KRL eks Tokyu [Japan]
5. KRL Eks Toei 6000(Japan)

KRL ini diimpor dari Tokyo (T?ei), dalam rangka kerjasama strategis Indonesia-Jepang saat itu. Didatangkan 72 unit kereta dari, dan sebagian rangkaian 6 kereta menggunakan kabin modifikasi yang dibuat oleh Balai Yasa Manggarai.

6. KRL eks Tokyu [Japan]

KRL eks T?ky? Corporation mulai meramaikan armada komuter Jabodetabek sejak masuknya rangkaian seri 8000 dan 8500. KRL ini diimpor dari Jepang dengan sekitar 800 juta per unit, atau sekitar 6,5 miliar per rangkaian dengan 8 kereta.

KRL Toyo Rapid 1000(japan) & KRL Tokyo Metro 5000(Japan)
KRL Toyo Rapid 1000(japan) & KRL Tokyo Metro 5000(Japan)

7. KRL Toyo Rapid 1000(japan)

Kereta ini merupakan rekondisi dari unit T?ky? Metro seri 5000. Kereta ini dioperasikan untuk KRL kelas Ekonomi AC tujuan Bogor, Bekasi, dan Depok.

8. KRL Tokyo Metro 5000(Japan)

KRL ini adalah unit kereta rel listrik buatan Jepang yang  merupakan rekondisi dari unit T?y? Rapid seri 1000.

KRL Tokyo Metro 6000 & 7000(Japan)
KRL Tokyo Metro 6000 & 7000(Japan)

9. KRL Tokyo Metro 6000(Japan)

KRL eks T?ky? Metro seri 6000, (6115F, 6126F) masing-masing dengan sepuluh kereta, namun masih belum dioperasikan.

10. KRL Tokyo Metro 7000(Japan)

T?ky? Metro seri 7000 buatan Jepang yang berwarna merah di bagian muka, perak di badan dan strip berwarna kuning-merah. Semua rangkaian dialokasikan pemeliharaannya pada Dipo Depok, namun kadang dioperasikan di jalur Serpong dan Bekasi.

KRL Tokyo Metro 05 - KRL Prajayana/Djoko Lelono 3 (INKA)
KRL Tokyo Metro 05 – KRL Prajayana/Djoko Lelono 3 (INKA)

11. KRL Tokyo Metro 05

T?ky? Metro seri 05 juga merupakan KRL buatan Jepang yang datang di Indonesia sejak bulan Agustus 2010. Semua rangkaian milik Dipo Depok, dan saat ini baru dua set (05-02F dan 05-07F) yang sudah beroperasi.

12. KRL Prajayana/Djoko Lelono 3 (INKA)

KRL ini juga sering disebut KRL Ekonomi AC Ciliwung Blue Line adalah nama bagi kereta komuter yang melayani rute lingkar Jakarta. KRL ini mulai beroperasi pada 2007, menggunakan unit KRL buatan PT INKA dengan rute Manggarai, Sudirman, Tanah Abang, Duri Angke, Kampung Bandan, Kemayoran, Pasar Senen, Jatinegara, hingga kembali ke Manggarai.

KRL i9000 KfW-Bombardier-INKA & KRL JR203
KRL i9000 KfW-Bombardier-INKA & KRL JR203

13. KRL i9000 KfW-Bombardier-INKA

KRL INKA – Bombardier merupakan hasil kerjasama antara INKA sebagai industri perakitan di Indonesia dengan Bombardier AG, yang mana motor traksi dan sistem kendali KRL ini dipasok oleh Bombardier sedangkan bodi, sistem kelistrikan dan interiornya dikerjakan oleh INKA.

14. KRL JR203

KRL eks JR 203 tiba di Indonesia pada tahun 2011. Saat ini semua set-nya berada di Dipo Depok yang rencananya akan didatangkan sebanyak 5 set alias 50 gerbong.

 

Diolah dari berbagai sumber.