Gandeng Dua BUMN, PT KAI Kembangkan Kereta Bandara di Solo

PT Indonesia (KAI) menandatangani nota kesepahaman dengan dua lainnya, PT Angkasa Pura I dan PT Adhi Karya (Persero), untuk mengembangkan di Adi Soemarmo, Solo. Penandatanganan ini juga dimaksudkan untuk mendukung kebijakan terkait pengembangan berbasis rel dari dan menuju bandara.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Pelaksana Tugas Sementara (PTS) Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Polana B. Pramesti, Direktur Utama , Edi Sukmoro, dan Direktur Utama PT Adhi Karya, Budi Harto, serta disaksikan Menteri BUMN, Rini Soemarno, di Bandung, Minggu (2/10). “Nota kesepahaman ini merupakan landasan awal kerjasama PT Angkasa Pura I dengan dan PT Adhi Karya untuk proyek pengembangan kereta bandara di Bandara Adi Soemarmo, Solo,” kata Polana.

Ditambahkan Polana, ruang lingkup nota kesepahaman ini adalah persiapan rencana proyek yang meliputi pembuatan rencana kerja, melakukan pengumpulan data teknis, hukum, dan untuk penyusunan studi kelayakan, koordinasi dengan instansi atau otoritas berwenang, dan melakukan konsultasi dengan konsultan studi kelayakan. “Studi kelayakan ini sendiri bakal berlangsung selama satu tahun,” sambungnya.

“Jika hasil studi kelayakan menyatakan proyek pengembangan kereta bandara ini layak secara bisnis, maka akan ditindaklanjuti,” tambahnya. “Nantinya, akan dibentuk usaha patungan Penyelenggara Sarana Kereta Api Bandara Adi Soemarmo, Solo yang dikelola secara terpadu.”

Sementara itu, Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, menambahkan bahwa pengembangan kereta bandara merupakan bentuk keseriusan PT Angkasa Pura I untuk meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jasa bandara dan upaya mewujudkan pelayanan publik yang prima dan profesional. “Kerjasama ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru bagi BUMN untuk saling bekerjasama dan bersinergi,” papar Edi.