Genjot Pariwisata ‘Joglosemar’, PT KAI kembali Hidupkan Jalur Jogja-Semarang

–  PT berencana mengaktifkan kembali jurusan Yogyakarta-. Hal ini disampaikan oleh Deputi Director Passenger Marketing & Sales , Wawan Aryanto dalam acara Sinergi hadir untuk membangun Pariwisata Nusantara “Spirit Joglosemar” di Rama Shinta Garden Resto Ramayana Prambanan, Rabu (20/4).

Dalam acara tersebut, tampak hadir pula Judith Dipodiputro dari Kementrian BUMN, Direktur Aero Wisata Gatot Satriawan, Asisten Deputi Usaha Energi Logistik Kawasan Wisata dan Pariwisata I Kementerian BUMN Hendrika Nora Sinaga, Dirut PT TWC Borobudur Edi Setiyono, serta Nugroho dari Pelindo III Tanjung Mas Semarang.

Lebih lanjut, Wawan mengatakan bahwa jalur yang akan segera dihidupkan pada tahun ini adalah jalur Kedungjati-Ambarawa. Setelah itu, barulah jalur Ambarawa-Magelang dioperasikan pada tahun 2017, dan disusul dengan jalur-jalur lainnya. Rencananya, semua jalur termasuk Yogyakarta-Semarang sudah bisa dioperasikan paling lambat pada 2020.

“Sekarang kita baru melakukan pendataan dan penelitian,” ucapnya.

Seperti diketahui, belasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) wilayah kerja Jawa Tengah dan Yogyakarta bersinergi  melakukan kerja sama untuk mengangkat sektor pariwisata di Yogyakarta, Solo, dan Semarang (Joglosemar).

Setiap BUMN nantinya akan kebagian tugas menjadi pengelola destinasi wisata, pengelola dan pendukung aksesbilitas/konektivitas, dan akomodasi.

BUMN yang terdaftar sebagai pengelola destinasi wisata diantaranya PT TWC, PT PTP IX, PT Perhutani dan PT KAI. Sementara BUMN yang memiliki lini bisnis konektivitas di antaranya Garuda Indonesia, Citilink, PT KAI, PT Pelni, PT Damri, PT Pelindo dan PT Angkasa Pura I. Sedangkan untuk pihak pengelola akomodasi akan diserahkan pada jaringan Hotel Indonesia seperti Natour, Aerowisata, dan Patrajasa.