Gerbong Berasap, KRL 456 Sebabkan Penumpang Panik

– Tak berselang lama setelah rangkaian kereta rel listrik bernomor 456 memasuki Depok Lama, kepanikan terjadi. Kepanikan tersebut dilatarbelakangi oleh munculnya api dan asap dari yang berda di paling belakang. Sontak para berhamburan keluar gerbong karena takut terjadi ledakan. Begitu juga para yang menunggu kereta di peron stasiun, mereka dengan segera menjauh dari gerbong berasap tersebut.

Insiden yang memicu kepanikan ini terjadi sekitar pukul 09.15 WIB. Rangkaian tujuan dengan nomor 456 tersebut masuk ke jalur empat Stasiun Depok Lama. Tiba-tiba saja terdengar suara ledakan ecil dari gerbong yang berada di urutan paling belakang, yaitu gerbong khusus wanita.

“Setelah itu muncul percikan api dan asap hitam,” kata Haryadi, seorang petugas Stasiun Depok Lama.

Menurut cerita Haryadi, insiden gerbong berasap tersebut berlangsung singkat. Petugas stasiun yang bertugas dengan sigap bergegas memadamkan api yang menyala. Namun para penumpang terlanjurpanik dan takut terjadi ledakan meskipun petugas sudah mengatasi situasi saat itu.

Wawan, Wakil Kepala Stasiun Depok Lama mengatakan, seluruh penumpang KRL 456 terpaksa diindah ke KRL lain akibat insiden gerbong berasapa tersebut. Sedangkan KRL 456 sendiri telah dibawa ke Depo Depok untuk pemeriksaan dan perbaikan.

“Penanganannya hanya sekitar 15 menit,” kata Wawan. Wawan menduga percikan api terjadi akibat gangguan kompresor saat pengereman.

Tentang Dinar Firda Rosa 263 Articles
Peminat studi Teknik Informatika, saat ini bermukim di Malang - Jawa Timur