Investasi Rp388 Miliar, LRT Palembang Dikirim Maret 2018

Progres Pembangunan LRT Palembang - bisniskeuangan.kompas.com

MADIUN – () harus merogoh kocek hingga Rp388 miliar untuk memesan 8 train set (rangkaian kereta) kepada PT Industri () guna mengoperasikan kereta ringan atau light rail transit (LRT) di , Sumatera Selatan. Jika tidak ada aral melintang, delapan rangkaian kereta tersebut bakal dikirimkan ke paling lambat pada Maret 2018 mendatang.

“Nilai kontrak untuk sarana LRT Palembang sebesar Rp388 miliar, ditambah Rp40 miliar untuk pemeliharaan,” jelas Senior Manager Secretary, Public Relation dan CSR PT INKA, Cholik Mochamad Zam-Zam. “Kontrak sarana dan pemeliharaan terpisah, saat ini baru kontrak sarana. Kontrak pemeliharaan akan ditandatangani setelah sarana selesai.”

Dalam 1 train set tersebut, terdiri dari 3 yang mampu menampung maksimal 72 dalam sekali jalan. “Kapasitas kereta ini paling tidak sama dengan KRL, seperti duduk dan berdiri,” sambung Cholik.

Selain memiliki tampilan futuristik dan bobot ringan karena berbahan dasar stainless steel, LRT Palembang ini juga dilengkapi dengan berbagai teknologi terkini. Di bagian interior, terdapat sistem digital, pegangan tangan, 3 pintu penumpang di tiap sisi kereta, tempat duduk memanjang, hingga disiapkan 2 jendela darurat evakuasi dan 2 jendela yang bisa dibuka tiap gerbongnya.

PT INKA juga tidak lupa menyediakan alat keselamatan seperti 1 tabung pemadam kebakaran, 1 tombol alat siaga, 4 palu pemecah kaca, da 4 stop blok. Sementara, di bagian luar gerbong kereta, memasang informasi digital asal-tujuan kereta, kaca windshield, wiper elektrik dan nozzle penyemprot air, serta fog lamp. Berbeda dengan edisi sebelumnya, INKA membuat coupler atau alat penyambung gerbong kereta secara automatic (otomatis).