Jadwal KA Prambanan Relasi Solo-Kutoarjo Ditambah, Harga Tiket Rp 15 Ribu

KA Prambanan - www.solopos.com

Solo (KAI) menambah frekuensi KA Prambanan Ekspres (Prameks) mulai tanggal 1 April 2017 lalu. KAI sengaja menambah frekuensinya lantaran tingkat keterisian atau okupansi kereta Prambanan Ekspres cukup tinggi.

“Penambahan jadwal operasional ini untuk relasi Solo – Kutoarjo,” kata Kepala Sub Urusan Perjalanan KA dan Administrasi Stasiun Solo Balapan, Pekik Sangaji, Kamis (6/4). Jadwal baru KA Prameks relasi Solo – Kutoarjo akan diberangkatkan pada pukul 12.15 WIB.

Dengan demikian, KA Prameks relasi Solo-Kutoarjo per harinya akan melayani 3 kali perjalanan PP. “Sebelumnya, KA Prameks relasi Solo-Kutoarjo hanya berangkat dua kali pada pukul 05.15 WIB dan 16.10 WIB. Sekarang ditambah lagi satu kali pada pukul 12.15 WIB,” imbuh Sangaji.

Sangaji menjelaskan bahwa penambahan jadwal ini dilakukan karena tingginya permintaan penumpang untuk KA lokal tersebut. Bahkan berdasar data yang ada, tingkat load factor KA lokal Prambanan Ekspres ini mencapai 100 persen. Sampai saat ini KA Prameks Solo – Kutoarjo masih sama, yaitu dibanderol Rp 15.000 per orang.

Sementara itu KA Prameks rute Solo-Yogyakarta masih beroperasi sebanyak 10 kali trip pulang pergi (PP) per harinya. juga menerapkan Rp 8.000 per orang untuk sekali jalan. Kapasitas kursi KA Prambanan Ekspres sendiri berbeda-beda, biasanya berkisar antara 266 hingga 801 penumpang.

Per tanggal 1 April, PT KAI juga mengubah jadwal untuk KA Prameks. Yang sebelumnya berangkat pukul 05.15 WIB kini akan diberangkatkan pukul 05.10 WIB. Dengan ditambahnya jadwal KA Prambanan Ekspres, pihak KAI berharap bisa mengoptimalkan pada masyarakat.

1 Comment

  1. Sepertinya untuk urusan perawatan armada2 KRD, KRDE dan KRDI milik PT KAI Daop 6 Yogyakarta jauh lebih unggul dibandingkan armada KRD, KRDE, KRDI dari Daop lainnya. bahkan untuk wilayah yang dikelola oleh Daop 4 Semarang yang jalannya cenderung lurus dan kurang bergunung2.
    Yah, baguslah kalau begitu, tanpa proyek elektrifikasi sekalipun “dunia” Perkeretaapian Daop 6 Yogyakarta tetap eksis dan pelayanannya yang baik.
    Maju terus, KRD, KRDE

Komentar ditutup.