Jalur KA Trans Sulawesi Dibangun, Presiden Baru Mau Kunjungi setelah 6 Km Selesai

– Dalam acara Rapat Kerja (Rakernas) I PDI Perjuangan yang digelar di JI Expo , Jakarta Utara pada hari Minggu lalu (10/1), Presiden memaparkan . Dalam pidatonya tersebut, Presiden menyebutkan bahwa proyek tersebut sudah berjalan sejak 3 bulan yang lalu.

“3 bulan yang lalu sudah dimulai (pembangunan jalur) Kereta Api Sulawesi. Ini bukan groundbreaking, saya tidak mau kesana kalau groundbreaking. Saya bilang ke , saya mau ke sana kalau sudah ada 6 kilometer selesai,” tegas Jokowi.

Menurutnya, hal ini dilakukan agar proyek pembangunan jalur kereta tersebut tidak berjalan molor.  “Saya ingin pastikan jalur kereta ini dibangun. Kenapa saya mau datang kalau sudah dibangun? karena kalau sudah dimulai akan sulit untuk berhenti. Pasti akan terus berlanjut hingga selesai,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo menyimpulkan bahwa kereta api adalah moda angkutan yang paling murah. Selain itu, pembangunan jalur kereta api selanjutnya akan menunjang program tol laut yang telah dicanangkan sebelumnya. Jokowi sendiri berjanji akan terus melakukan cek terkait progress pembangunan jalur kereta api ini setiap 3-4 bulan sekali.

“Pembangunan infrastruktur memang kita fokuskan. Makanya, anggaran untuk pembangunan di Indonesia Timur berlipat-lipat ganda,” terang Presiden Joko Widodo.

Jalur kereta api Trans Sulawesi yang lagi dibangun ini sedianya akan menghubungkan daerah-daerah vital di Pulau Sulawesi. Jalur Makassar-Manado sepanjang 2000 km tersebut akan dimulai pembangunannya dari tahap I, yakni pada jalur  Makassar hingga ke Parepare yang proses groundbreaking-nya baru akan dilaksanakan pada hari Senin mendatang (18/1).