Jokowi Resmikan Proyek Monorel di Silang Monas

jokowi meresmikan proyek monorel
sumber: detikcom

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo () akhirnya meresmikan proyek garapan PT Jakarta Monorail. Peresmian ini ditandai dengan dibangunnya kembali tiang – tiang lama yang sudah tebengkalai. Proyek ini bernilai Rp 8 triliun untuk green line dan blue line.  Jokowi berharap proyek ini segeran dilaksanakan oleh pihak investor.

“Suratnya ini sudah saya sampaikan ke PT Jakarta Monorail. Untuk green line dan blue line nilainya Rp 8 triliun. Mulai pelaksanaan terserah investor. Besok pagi silakan, minggu depan silakan, mau saya sekarang,” jelas Jokowi saat peresmian proyek di Silang Monas, Jakarta, Rabu (26/6/2013) kepada detikFinance.

Setelah meresmikan proyek monorel, Jokowi langsung mendatangi contoh – contoh monorel yang dipamerkan di Monas. Di dalam peresmian proyek ini, Jokowi ditemani Direktur Utama Jakarta Monorail Sukmawati, Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan, dan Kepala Bappeda Sarwo Handayani.

Menurut Jokowi, proyek monorel ini akan selesai dalam 3,5 tahun sedangkan kalau 6 tahun. Kedua massal ini akan dapat mengatasi kemancetan lalu lintas. Tahun depan masyarakat sudah dapat melihat modelnya. Pameran monorel di Monas adalah salah satu cara untuk sosialisai masyarakat tentang baru ini.

Setelah diresmikan, pihak PT Jakarta Monorail akan memulai proyeknya mulai awal Oktober 2013.  Alasan PT Jakarta Monorail memulainya awal Oktober 2013 karena pihaknya masih menunggu evaluasi desain yang akan dipakai untuk pembangunan monorel.

“Segera setelah 3 bulan kita akan mereview desain ulang. Kita bisa mengumumkan kontrak kelanjutan. Oktober mungkin bisa dimulai,” ungkap Direktur Utama Jakarta Monorail Sukmawati.

Tentang Mirza Pratiwi 347 Articles
Kontributor berita, berasal dari Madiun: pusat pengembangan industri kereta api di Indonesia. Saat ini sedang menyelesaikan studi Teknologi Informasi di Universitas Negeri Malang. Penulis yakin bahwa masalah transportasi di Indonesia akan lebih baik jika difokuskan pada pembangunan sistem transportasi masal.