Jumlah Penumpang Kereta di Jember Naik 5% Saat Libur Maulid Nabi

Luqman Arif, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 - www.radiobintangtenggara.com
Luqman Arif, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 - www.radiobintangtenggara.com

Jember – Pada saat Maulid Nabi Muhammad SAW kemarin, api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Jawa Timur dilaporkan mengalami lonjakan 5% dibanding pada hari biasa.

“Pada libur Maulid Nabi Muhammad SAW ini ada peningkatan volume penumpang sejak Jumat (16/11) hingga Selasa (20/11),” ujar Manajer Humas (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Luqman Arif di Jember, Senin (19/11), seperti dilansir Antara.

Luqman menjelaskan, peningkatan penumpang saat libur Maulid Nabi kemarin mencapai 5% jika dibandingkan hari normal yang setiap hari bisa mencapai 7.884 kursi. “ kereta api baik ekonomi, kelas bisnis, dan eksekutif yakni KA Sritanjung, KA Mutiara Timur siang, KA Wijayakusuma, KA Probowangi, dan KA Mutiara Timur Malam keberangkatan dari Banyuwangi menuju ke Surabaya pada Selasa (20/11) terjual habis,” papar Luqman.

Adapun tiket KA Probowangi relasi Banyuwangi-Surabaya yang terdiri dari 5 gerbong dengan jumlah kapasitas penumpang mencapai 106 orang di tiap gerbong juga telah habis terjual untuk jadwal keberangkatan Jumat (16/11) hingga hari Selasa (20/11). “Kami berharap penumpang yang menggunakan jasa kereta api untuk bepergian ke sejumlah daerah dapat menikmati dengan nyaman karena petugas PT KAI akan memberikan pelayanan secara maksimal,” kata Luqman.

Salah satu warga Jember bernama Mufida bahkan mengaku telah memesan tiket KA Probowangi tujuan Surabaya sejak jauh-jauh hari lantaran ingin mengunjungi keluarganya yang sebagian besar bermukim di Surabaya. “Kami manfaatkan libur maulid untuk berkunjung ke rumah sanak saudara dan kami terbiasa menggunakan moda transportasi kereta api untuk bepergian karena nyaman dan bebas dari kemacetan,” ucapnya.

Di wilayah Daop 9 Jember sendiri tiap ada 8 keberangkatan kereta jarak menengah dan jarak jauh, yaitu KA Mutiara Timur Siang relasi Banyuwangi-Surabaya, KA Mutiara Timur Malam relasi Banyuwangi-Surabaya, KA Sri tanjung relasi Banyuwangi-Lempuyangan, KA Probowangi relasi Banyuwangi-Surabaya, KA Tawang Alun relasi Banyuwangi-Malang, KA Logawa relasi Jember-Purwokerto, KA Ranggajati relasi Jember-Cirebon, dan KA Wijayakusuma relasi Banyuwangi-Cilacap. Sedangkan untuk KA lokal ada 4 kali perjalanan, yaitu KA Pandan Wangi relasi Jember-Banyuwangi pulang pergi (PP).