Jumlah Penumpang Kereta di Wilayah KAI Daop 8 Naik 9,5% Sepanjang 2018

Penumpang Kereta Api di Stasiun Gubeng Surabaya - radarsurabaya.jawapos.com
Penumpang Kereta Api di Stasiun Gubeng Surabaya - radarsurabaya.jawapos.com

Surabaya – Sepanjang tahun 2018, PT Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya mencatat keseluruhan mencapai angka 11.292.719 . Jumlah tersebut dilaporkan mengalami pertumbuhan sebesar 9,5% dibanding tahun sebelumnya sebesar 10.315.954 . Perbaikan sarana prasaran serta di bidang disebut-sebut telah meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan moda kereta api dalam bepergian.

“Melihat kinerja di 2018, Daop 8 menargetkan pada tahun 2019 ini, jumlah penumpang yang akan naik di wilayah Daop 8 Surabaya mencapai 11.863.839, atau naik 5,1 persen dibandingkan dengan tahun 2018,” kata Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Suprapto di Surabaya, Selasa (15/1), seperti dilansir Kabarbisnis.

Lebih lanjut Suprapto menjelaskan, jumlah tersebut apabila dirinci berdasar kelas keretanya, maka total penumpang kereta kelas eksekutif mencapai 1.551.374 orang, kelas bisnis mengangkut 523.044 orang, dan kelas berhasil mengangkut 3.359.959 orang. “Dan kereta lokal ditumpangi sebanyak 5.858.342 orang,” sambung Suprapto.

Untuk mencapai target kenaikan jumlah penumpang tahun ini, pihak PT KAI Daop 8 Surabaya pun tengah berupaya untuk menambah 2 perjalanan kereta baru di lintasan jalur utara yang kini masih pada tahap pembahasan. “Dan akan menjalankan secara reguler untuk KA tambahan Relasi Surabaya Gubeng-Malang yang biasanya hanya beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu, menjadi beroperasi setiap hari,” papar Suprapto.

Suprapto pun mengharapkan dengan semakin baiknya kenyamanan dan di kereta api dapat menarik minat masyarakat untuk menggunakan kereta sebagai mode transportasi harian, sehingga sekaligus bisa menekan kemacetan di raya.

“Tentunya butuh dukungan dari semua stake holders di wilayah Jawa Timur ini, terutama dari pihak pemda dalam mewujudkan suatu transportasi yang saling terintegrasi antara modal transportasi yang ada. Sehingga transportasi darat, laut dan udara bisa saling bersinergi dalam melayani akan kebutuhan transportasi yang aman, cepat, nyaman dan murah,” beber Suprapto.