KA Argo Parahyangan Priority Kembali Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwalnya!

Kereta Api Argo Parahyangan - www.arumsilviani.com
Kereta Api Argo Parahyangan - www.arumsilviani.com

Jakarta – Kabar gembira untuk para pengguna setia api, khususnya untuk dari Jakarta Gambir ke Bandung, maupun sebaliknya. Pasalnya, PT Indonesia (KAI) Wisata mulai hari ini, Jumat (20/11) kembali mengoperasikan gerbong kereta priority di rangkaian KA Argo Parahyangan.

Informasi tersebut disampaikan langsung melalui akun Twitter resmi KAI Wisata, @kaiwisata. “Ada kabar baik nih buat kamu pelanggan setia KA Argo Parahyangan Priority. Mulai bulan ini Jumat, 20 November 2020, KA Argo Parahyangan Priority beroperasi kembali setiap hari Jumat (keberangkatan dari Gambir) & Minggu (keberangkatan dari Stasiun Bandung). #kaiwisata,” demikian cuit KAI Wisata.

Kereta kelas priority ini kembali dihadirkan pada rangkaian KA Argo Parahyangan dengan menerapkan protokol adaptasi kebiasaan baru selama perjalanan. Selama perjalanan menggunakan KA Argo Parahyangan Priority, para akan memperoleh berupa snack dan minuman, hiburan berupa audio-video on deman (AVOD), mini bar, dan juga toilet dalam kereta.

Adapun perjalanan KA Argo Parahyangan Priority pada tanggal 20 dan 27 November 2020 untuk rute Gambir-Bandung dijadwalkan berangkat dari Stasiun Gambir pukul 15.40 WIB dan tiba di Stasiun Bandung jam 18.30 WIB. Sedangkan untuk rute sebaliknya pada tanggal 22 dan 29 November 2020, KA Argo Parahyangan dijadwalkan bertolak dari Bandung jam 16.00 WIB dan sampai di Jakarta pukul 19.14 WIB. Harga KA Argo Parahyangan Priority dipatok Rp295.000 saja per orang.

Selama masa libur long weekend beberapa waktu lalu, jumlah penumpang kereta prioritas dilaporkan mengalami peningkatan cukup tajam hingga 100%. penumpang terjadi pada KA Bima Priority relasi Gambir-Surabaya Gubeng, KA Turangga Priority relasi Bandung-Surabaya Gubeng, KA Taksaka Fakultatif Priority relasi Gambir-Yogyakarta, dan KA Argo Wilis Priority relasi Bandung-Surabaya Gubeng.

“Peningkatan penumpang lebih dari 21 seat tempat duduk yang terjual dikarenakan adanya penumpang yang naik dan turun di stasiun antara atau lintas,” kata Direktur Utama PT Kereta Api Pariwisata, Totok Suryono, seperti dilansir Detik. Walau mengalami peningkatan penumpang, KA Wisata tetap berupaya untuk menerapkan protokol .