KA Majapahit Tabrak Xenia di Pakisaji Malang, 2 Orang Kritis

KA Majapahit tabrak mobil Xenia di Kab Malang
tabrak mobil Xenia di Kab Malang
sumber : kompas.com

MALANG – KA Majapahit jurusan Malang – menabrak mobil Xenia yang melintas di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 4 Desember 2013 pada pukul 14.45 WIB. Akibat KA Majapahit menabrak mobil Xenia ini dua yang berseragam pegawai negeri Sipil (PNS) kritis.

Bayu Setiawan (21) saksi mata yang juga merupakan TIM SAR Trenggana penjaga perlintasan KA mengungkapkan bahwa saat mobil Xenia warna putih N 849 DG melintas di perlintasan dari arah timur tiba-tiba KA Majapahit jurusan Malang – Jakarta datang dari arah utara. Akhirnya KA Majapahit tersebut menabrak mobil Xenia dan mobil langsung terseret sepanjang 20 meter.

“Mobilnya melaju dengan kecepatan tinggi. Kondisi perlintasan tidak ada palang pintu. Beberapa warga sudah teriak jika ada KA dari arah utara. Tapi pengendara mobil tidak mendengar, karena kaca mobil tertutup,” katanya kepada Kompas.com.

Menurutnya didalam mobil tersebut terdapat dua orang penumapang, seorang laki-laki sebagai sopir dan wanita sebagai penumpang. Kedua penumpang ini mengalami luka parah. Sang sopir terjepit pada bagian depan dan tidak sadarkan diri. Sedangkan penumpang wanita mengalami luka pada bagian kepala dan masih sadar. Kedua korban tersebut langsung dibawa ke RS Wava Husada, Kepanjen.

“Keduanya sama-sama berpakaian dinas PNS. Tidak tahu dari instansi mana keduanya,” kata Bayu.

Keterangan dari petugas di Satlantas Polres alang identitas kedua korban masih belum diketahui. Kondisinya masih kritis dan dirawat di IGD.

“Belum ditemukan identitas korban. Kalau di STNK mobilnya atas nama Yusron Zulfahmi, alamat Jalan A Yani, Kecamatn Turen, Kabupaten Malang,” kata Ipda Edy Purnama, petugas Satlantas Polres Malang.

Tentang Mirza Pratiwi 347 Articles
Kontributor berita, berasal dari Madiun: pusat pengembangan industri kereta api di Indonesia. Saat ini sedang menyelesaikan studi Teknologi Informasi di Universitas Negeri Malang. Penulis yakin bahwa masalah transportasi di Indonesia akan lebih baik jika difokuskan pada pembangunan sistem transportasi masal.