KA Pupuk Cilacap – Prupuk Kembali Beroperasi Setelah Mangkrak 17 Tahun

Demi mempersingkat waktu tempuh dan mengurangi kepadatan raya, memutuskan untuk kembali mengaktifkan satu rangkaian pengangkut pupuk untuk pengangkutan pupuk Pusri. dengan Cilacap – Prupuk tersebut untuk pertama kalinya diberangkatkan pada hari Senin kemarin (12/10).

Rangkaian kereta yang menggandeng 18 tertutup ini ditarik oleh lokomotif CC 2061359. Membawa pupuk urea dan ZA dengan volume total 540 ton, kereta diberangkatkan dari Cilacap pada pukul  01.00 dini hari dan tiba di Prupuk pada pukul 06.30 WIB. Setibanya di Gudang Pusri, Prupuk, kereta langsung disambut oleh Vice President PT KAI Daop 5, Safrudiansyah serta Kepala Pemasaran PT Pusri wilayah Jawa Tengah, Sutisna.
Safrudianyah dalam keterangan tertulisnya menyatakan bahwa keberadaan kereta api pengangkut pupuk ini terbukti sangat membantu mengurangi kepadatan jalan raya. “Bayangkan satu rangkaian KA dengan 18 gerbong sama dengan muatan untuk 27 truk gandeng,” tuturnya.

Sebelumnya, PT KAI Daop 5 Purwokerto telah mengaktifkan kereta pengangkut pupuk Pusri ke tiga tujuan, yakni Gombong, Maguwo, dan Ceper.   Masing- masing dialokasikan untuk mendistribusikan pupuk sebanyak 210 ton (Gomobong), 180 ton (Maguwo), dan 210 ton (Ceper).

Angkutan kereta pengangkut pupuk Pusri dari Cilacap ke Prupuk ini dahulu sudah pernah dioperasikan, namun kemudian diberhentikan pada 1998. Ketika itu, kereta api pengangkut pupuk tersebut berjalan dari pelabuhan Cilacap menuju ke Purwokerto Timur, Banjarnegara, Prupuk, Gombong, Maguwo, Ceper, Palur dan Masaran.