KAI Daop 7 Madiun Periksa Jalur Kereta Kertosono-Blitar Jelang Masa Angkutan Nataru

Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas KAI Daop 7 Madiun - kanalindonesia.com
Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas KAI Daop 7 Madiun - kanalindonesia.com

Blitar – Dalam rangka menghadapi masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018-2019, (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melakukan pemeriksaan lintasan kereta di selatan dari Kertosono-Blitar pada Rabu (21/11) kemarin. Pemeriksaan ini dilakukan menggunakan Lori Dresin melalui Blitar.

Pemeriksaan meliputi jalur maupun persinyalan, alat pendukung pelayanan perjalanan (KA), fasilitas pelayanan publik, kondisi bangunan, tertib administrasi, serta terkait penjagaan aset yang selama ini sering menjadi pembahasan. “Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan Lori Dresin. Hasilnya, semua dalam kondisi baik,” ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendri Wintoko, seperti dilansir JurnalJatim.

“Kita memastikan jalur kereta api dalam kondisi baik. Tak hanya itu kita cek persinyalan, alat pendukung pelayanan perjalanan kereta api, fasilitas pelayanan publik, kondisi bangunan, tertib administrasi, serta terkait penjagaan aset yang selama ini sering menjadi pembahasan,” sambung Ixfan.

Jalur kereta api Blitar-Kertosono tersebut menjadi perhatian Daop 7 Madiun karena menjadi jalur yang cukup ramai ketika memasuki masa angkutan Natal dan Tahun Baru. Pasalnya jumlah pemesan KA dari Blitar ke cukup banyak yang melewati jalur tersebut.

Vice President (VP) KAI Daop 7 Madiun, Heri Siswanto juga kabarnya sudah memberikan arahan terkait keselamatan kereta api. VP 7 pun meminta para petugas untuk senantiasa melaksanakan tugasnya sesuai aturan. “VP 7 juga menginstruksikan kepada para Kepala Unit Pelaksana Teknis dan pelaksana di bawahnya, agar meningkatkan perawatan, pelumasan terhadap perangkat wesel, jalur KA, persinyalan, agar semua terjaga kendalanya, sehingga tidak terjadi gangguan,” paparnya.

Dengan adanya pemeriksaan ini Ixfan berharap agar KAI Daop 7 Madiun bisa mempersiapkan masa angkutan Nataru 2019 dengan baik serta terwujud zero accident dan meningkatkan pelayanan terhadap para pengguna jasa kereta api. “Ini menjadi persiapan kita menghadapi natal dan tahun baru dengan harapan terwujudnya zero accident. Dan peningkatan kereta api,” tutupnya.