KAI Sediakan Underpass di Stasiun Universitas Pancasila & Pasar Minggu Baru

Didiek Hartantyo, Direktur Utama PT KAI - ekonomi.bisnis.com
Didiek Hartantyo, Direktur Utama PT KAI - ekonomi.bisnis.com

Jakarta – PT Indonesia (Persero) bersama KAI Commuter meresmikan underpass di Universitas Pancasila dan Stasiun Pasar Minggu Baru untuk meningkatkan keselamatan para rel listrik (KRL) ketika berpindah peron. Kedua underpass itu diresmikan pada Rabu (8/9) kemarin.

“Pembangunan underpass ini merupakan implementasi dari Perpres 83 Tahun 2011 untuk mendukung pengembangan angkutan KRL pada lingkar ,” kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo ketika meresmikan underpass di Stasiun Universitas Pancasila, Rabu (8/9), seperti dilansir Beritasatu.

Kedua underpass tersebut mempunyai lebar 5 meter dan panjang 17 meter. Pihak KAI juga menyediakan CCTV, kipas angin, lampu penerangan, serta papan penunjuk arah untuk memberikan kenyamanan bagi para pengguna KRL saat menggunakan underpass di kedua stasiun itu. “Hadirnya underpass ini merupakan bentuk adaptasi KAI Group untuk memberikan pelayanan yang lebih berkualitas kepada para pengguna KRL terutama kaum disabilitas,” ungkap Didiek.

Sebelum adanya underpass, para pengguna KRL harus melewati rel untuk berpindah peron. Hal itu sangat berisiko karena padatnya KRL, di mana ada 356 perjalanan KRL, baik dari arah Jakarta maupun dari Depok atau Bogor di kedua stasiun itu setiap harinya. “Sehingga adanya underpass ini merupakan suatu langkah positif membangun value dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat pengguna KRL yang setiap tahun mengalami pertumbuhan,” imbuh Didiek.

Untuk para prioritas, seperti penyandang disabilitas, wanita hamil, orang sakit, dan orang lanjut usia (lansia), KAI menyediakan 2 unit lift prioritas di masing-masing stasiun untuk mempermudah akses menuju underpass.

Bagi pengguna KRL yang masuk Stasiun Universitas Pancasila dan akan naik KRL ke arah Jakarta dari pintu masuk peron 1 (Kampus UP) harus melalui underpass untuk menunggu di peron 2. Sedangkan, penumpang KRL yang akan menuju Depok atau Bogor dari arah pintu masuk Peron 2 (Jl Lenteng Agung) harus melalui underpass untuk menunggu di peron 1 stasiun.

Sementara itu, untuk Stasiun Pasar Minggu Baru, para pengguna KRL yang masuk dari pintu masuk peron 1 stasiun (Jl Batu Merah) dan hendak naik KRL ke arah Jakarta harus melalui underpass untuk menunggu di peron 2. Sebaliknya, pengguna KRL yang hendak ke Depok atau Bogor dari arah pintu masuk Peron 2 (Jl Rawajati Timur) harus melalui underpass untuk menunggu di peron 1.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*