KAI Siap Operasikan Kereta Api Perintis Lintas Lubukalung-Kayutanam

Stasiun KA Lubukalung

Jakarta – PT Indonesia (KAI) akan segera mengoperasikan di kawasan Sumatera Barat, yakni lintas Lubukalung-Kayutanam. Pengoperasion perintis ini dilakukan setelah ditandatanganinya kontrak Penyelenggaraan Subsidi Angkutan Perintis tahun   2016 untuk lintas Lubukalung-Kayutanam di Sumatera Barat.

Kontrak antara Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II wilayah Sumatera Bagian Barat, , dan PT KAI ini bernilai Rp 8,1 miliar. Kontrak angkutan KA perintis ini mulai berlaku per 31 Agustus 2016 – 31 Desember 2016 atau selama 4 bulan. “Adapun nilai kontrak angkutan KA Perintis ini sebesar Rp 8,1 miliar,” ujar Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Prasetyo Boeditjahjono di Jakarta, Kamis (1/9).

“Penyelenggaraan angkutan KA Perintis ini merupakan satu wujud upaya laksanakan tanggung jawab kepada masyarakat untuk menyediakan angkutan massal yang nyaman dan terjangkau,” ujar Prasetyo.

Penugasan untuk menyelenggarakan angkutan KA Perintis ini sesuai Keputusan Nomor KP 9 Tahun 2016 tentang  Penugasan Kepada (Persero) untuk Menyelenggarakan Angkutan Perintis Kereta Api.

KA Perintis itu nantinya akan memakai rail bus yang terdiri dari 3 kereta dengan kapasitas 1 rangkaian sejumlah 117 kursi. Rail bus tersebut siap hingga 4 kali tiap harinya. Tarif untuk KA perintis ini adalah Rp 3.000 saja.

“Harapannya pelayanan angkutan perintis ini tidak hanya berhenti sampai dengan 31 Desember 2016, tapi juga dapat dilaksanakan untuk tahun-tahun berikutnya,” ungkap Prasetyo.

Terkait lebih tingginya biaya operasional yang dikeluarkan Penyelenggara Sarana Perkeretaapian untuk pengoperasian kereta api, maka selisih pendapatan yang diperoleh nantinya akan ditanggung oleh pemerintah lewat subsidi angkutan perintis.

Untuk pengawasan operasional KA Perintis, Direktorat Jenderal Perkeretaapian juga akan membentuk tim khusus yang bertugas memverifikasi biaya-biaya yang dikeluarkan Penyelenggara Sarana Perkeretaapian.

Dioperasikannya KA Perintis lintas Lubukalung-Kayutanam ini termasuk bagian dari program kerja sesuai Nawacita Kabinet Kerja pemerintahan Presiden -Jusuf Kalla (JK).

Tentang Masinis 182 Articles
Memulai karir menulis sejak duduk di bangku SMP sebagai layouter dan redaktur, dan membawa proses kepenulisannya hingga di bangku kuliah. 10 tahun terakhir aktif sebagai tenaga desainer di sebuah perusahaan yang berpusat di Malang. Beberapa tahun terakhir menjadi penumpang setia kereta api pagi rute Malang-Surabaya yang berangkat dari Stasiun Kotabaru jam 04.20 setiap hari. Sejak itu, penulis tertarik dengan segala hal tentang kereta api dan sistem transportasi publik.