Kawisata Ajak Masyarakat Gowes Lewat Event Virtual Tour Cycling

Raden Agus Dwinanto Budiadji, PLT Direktur Operasi KAI Wisata - today.line.me

Bandung (Kawisata) kembali mengadakan virtual di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) ini. Kini giliran acara sepeda virtual bertajuk Virtual Cycling yang diselenggarakan. KAI Wisata Virtual Cycling sendiri adalah event bersepeda santai secara virtual dengan jarak 25 km berfokus pada tour.

Dalam event tersebut para peserta dapat mengeksplor pariwisata yang ada di daerah peserta sembari berfoto selfie di spot wisata menarik, wisata kuliner, wisata alam, wisata kota, wisata heritage, wisata religi, dan wisata lainnya.

“Kami bangga bisa menyelenggarakan kegiatan Virtual Tour Cycling yang bisa diikuti oleh para cyclist di seluruh Indonesia. Event ini merupakan upaya kami untuk terus berkreasi dan berinovasi di masa Adaptasi Kebiasaan Baru dengan tetap menerapkan protokol selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini dilakukan secara virtual dari lokasi peserta masing-masing,” kata Raden Agus Dwinanto Budiadji, PLT Direktur Operasi KAI Wisata di Bandung, Jumat (14/11), seperti dilansir Tribunnews.

“Dan, melalui kegiatan ini kami juga ingin mengajak untuk aktif berolahraga guna menjaga kondisi badan tetap fit & bugar sambil menikmati spot wisata indah yang elok dan menawan di lokasi masing-masing peserta,” imbuhnya.

Acara virtual tour cycling tersebut diselenggarakan pada tanggal 4-6 Desember 2020. Sedangkan pendaftarannya dapat dilakukan sejak 11 November 2020 dengan promo early bird sebesar Rp140.000 per pax yang berlaku dari tanggal 11-15 November 2020. Sedangkan untuk regular pada tanggal 16-26 November 2020 dengan harga tiket Rp150.000 per pax.

Pembelian tiket Virtual Tour Cycling lewat aplikasi Blibli.com pada link http://blib.li/kaiwisata dan untuk pendaftaran dilakukan melalui website www.virtualsportkaiwisata.com. Saat ini juga tersedia diskon 25% untuk pembelian tiket di Blibli.com khusus untuk new customer Blibli.com.

“Tidak perlu bergerombol, ini gowes mandiri menggunakan aplikasi yang sudah kita siapkan (Strava) dan mendaftar di aplikasi yang juga sudah kita siapkan. Di acara Goes Virtual Cycling Tour KAI Wisata ini ada ketentuan dimana mereka (peserta) harus mengirimkan hashtag ditempat wisata, kuliner dan lain-lain yang memang bisa menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi. Tapi tetap sesuai dengan protokol kesehatan,” tandas Agus.