Kemenhub Resmikan Tiga Stasiun Modern Sekaligus

Kereta-api.info – Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meresmikan pengoperasian 3 senilai Rp 112 miliar pada hari Rabu lalu (11/5). Ketiga stasiun tersebut adalah Stasiun Kebayoran, Stasiun Parung Panjang dan Stasiun Maja.

“Dengan dibangunnya tiga stasiun baru pada lintas Tanah Abang – Maja diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di pinggir untuk beralih menggunakan massal berbasis rel yaitu kereta api untuk mobilitas baik dari daerah asal menuju begitupun sebaliknya,” ujar Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Hermanto Dwiatmoko.

Dalam acara tersebut, hadir pula Bupati Lebak, Ity Octavia Jayabaya beserta jajaran pejabat daerah serta pemangku kepentingan lainnya.

“Dua tahun lalu, tepatnya 25 Juni 2014, dengan Pak Gubernur Rano Karno dilakukan peletakan batu pertama, dimulainya ketiga stasiun tersebut dan hari ini bisa diselesaikan dengan baik,” ucap Hermanto.

Hermanto merinci, Stasiun Kebayoran meliputi pembangunan gedung stasiun yang memanjang ke arah Utara dengan tinggi 14,5 m dan dibangun dua lantai seluas 3.384 meter persegi dengan panjang 120 m serta lebar 28,2 m. Stasiun ini nantinya dapat menampung 6.609 orang .

Selain itu, ada pula pembangunan 3 peron tinggi sepanjang 212 meter yang dapat menampung penumpang 7.031 orang, sterilisasi ornamen, pembangunan fasilitas untuk penumpang, serta pekerjaan mekanikal-eletrik dengan daya listrik 6.000 VA.

Selanjutnya adalah pembangunan dan Elektrifikasi Parung panjang – Maja sepanjang 21 km yang merupakan bagian dari program pembangunan elektrifikasi lintas Tanah abang – Rangkas bitung sepanjang 62,7 km. Jalur ini dibangun selama 3 tahun dengan anggaran sebesar Rp 590 miliar.

“Pembangunan jalur ganda elektrifikasi ini telah dilaksanakan secara bertahap oleh Pemerintah sejak 2006,” kata Hermanto.

Hingga saat ini telah terbangun sepanjang 45,6 kilometer, termasuk segmen Parungpanjang-Maja.

Diharapkan tahun depan dengan selesainya jalur ganda dan elektrifikasi lintas Maja – Rangkasbitung, maka lintas Tanah Abang – Rangkasbitung dapat sepenuhnya dioperasikan KRL Jabodetabek.