Penumpang Sepi, Railbus Batara Kresna Sementara Berhenti Beroperasi

Railbus Batara Kresna sementara berhenti beroperasi - tribunnews.com

– Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan memutuskan untuk menghentikan sementara operasional selama bulan Juli 2020. KA sebelumnya melayani Solo- pergi pulang (PP) yang berangkat dari Purwosari, Solo ke . Batara Kresna terpaksa disetop sementara lantaran sepinya sejak adanya pandemi Covid-19.

“Iya, setop satu bulan dulu, mulai 1-31 Juli 2020. Kalau alasan kami kurang tahu karena keputusannya dari Ditjen Perkeretaapian. Railbus ini kan statusnya [KA] perintis, jadi semua kebijakan dari Dirjen,” kata Kepala Stasiun Purwosari, Wagimin, Kamis (2/7), seperti dilansir Solopos.

Wagimin pun mengaku belum tahu apakah kelak setelah sebulan Railbus Batara Kresna akan kembali dioperasikan atau tidak. “Jumlah penumpang juga sedikit. Sekali jalan isinya paling 10 penumpang. Mungkin ini masih dampak Covid-19 yang membuat masyarakat belum bepergian terlalu sering,” bebernya.

Terpisah, Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo menjelaskan jika KA Batara Kresna berhenti beroperasi untuk sementara waktu. Jika kondisi sudah normal, KA yang banyak digunakan oleh ini akan kembali beroperasi seperti biasa. “Karena kondisi Covid-19 untuk sementara berhenti dulu. Kalau beroperasi yang naik kesana (Wonogiri) hanya 2 orang, balik 2 orang, ya janganlah. Sementara pakai bus lagi, nanti kalau sudah normal kita operasikan lagi,” terang Rudy.

Selain Railbus Batara Kresna, KA wisata Jaladara dan bus tingkat wisata Werkudoro pun selama masa pandemi Covid-19 terpaksa dihentikan operasionalnya. Tetapi kedua moda wisata itu kini tengah diuji coba kembali dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. “Wisatawan menunggu itu, anak-anak butuh itu,” ungkapnya.

Railbus Batara Kresna sendiri pertama kali beroperasi tahun 2015 dan diluncurkan di Stasiun Purwosari, Solo. Kereta buatan PT INKA Madiun tersebut terdiri dari 3 rangkaian dengan kapasitas angkut maksimal 117 penumpang dengan tempat duduk sejumlah 28 seat di tiap gerbong. Pada hari-hari biasa, penumpang KA Batara Kresna mayoritas adalah pelaju Solo-Wonogiri. Sedangkan di akhir pekan lebih banyak ditumpangi wisatawan, khususnya anak-anak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*